21 SD dan SMP Rusak Akibat Gempa Bumi di Lotim 

41
kali tampilan.

LOMBOKita – Sebanyak 21 buah  Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Sambelia dan Sembalun. Akibat gempa bumi dengan kekuatan 6,4 skala richter (SR). Sehingga menyebabkan proses kegiatan belajar mengajar menjadi terganggu.

” Memang betul ada sekitar 21 buah SD|SMP yang rusak akibat gempa pertama,sedangkan untuk gempa dengan kekuatan 7,0 SR masih dilakukan pendataan,” tegas Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lotim,Muhir kepada media ini.

Ia merincikan untuk kecamatan Sembalun jumlah sekolah yang mengalami kerusakan sebanyak sembilan buah,kecamatan Sambelia sebanyak 12 buah.Dengan jumlah kerusakan ruangan kelas sebanyak 88 unit.

Perinciannya antara lain rusak ringan sebanyak 42 ruangan ,rusak sedang 4 ruangan dan rusak berat 42 ruangan.Belum termasuk ruang perpustakaan,guru maupun fasilitas yang lainnya.

” Kami ini berbicara untuk SD dan SMP saja,sedangkan SMK dan SMA ranahnya Dikbud Provinsi,” ujarnya.

Lebih jauh Muhir menambahkan untuk mengantisipasi terhadap kerusakan ruang belajarnya. Pihaknya telah bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lotim mengadakan pembuatan ruang belajar menggunakan tenda tanggap darurat.

” Memang kami akui kalau proses KBM mengalami gangguan,begitu juga trauma ribuan siswa juga dapat dirasakan,sehingga tentunya tidak bisa dipaksakan,” tandasnya.

Keterangan Foto ruangan sekolah mengalami kerusakan akibat gempa bumi mengguncang Lotim.