21 Sekolah Meriahkan Pameran Seni dan Budaya

38
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita – Persentasi seni budaya oleh gerakan seniman masuk sekolah (GSMS) bekerjasama dengan Dikpora Lombok Utara untuk kalipertamanya menggelar pameran seni dan budaya dengan menggandeng 21 sekolah yang telah diberikan pembinaan oleh GSMS sebelumnya.

Pameran seni budaya di Lombok Utara itu dilaksanakan di Gedung Hortikultura, Terminal Bangsal, Pemenang, dengan tajuk “Tunaq Bineq” sejak 29 November hingga 1 Desember.

Nampak hadir dalam pembukaan pameran itu, Kadis Dikpora Lombok Utara Dr. Fauzan, Kabid Kebudayaan Disbudpar Arnowadi, Kabid Pemuda dan Olahraga Dikpora Nurman, Kasi Pemuda dan Pramuka Dikpora Lombok Utara Ismail Muji, dan Sejumlah Kepala sekolah serta ratusan pelajar se-Lombok Utara.

Kadis Dikpora Lombok Utara Dr. Fauzan menyampaikan pameran seni budaya “Tunaq Bineq” ini sebagai wujud implementasi dari program gerakan seniman masuk sekolah (GSMS) yang dicetuskan direktorat kesenian dan kebudayaan, dimana saat ini ada sebanyak 21 sekolah menjadi sasaran program GSMS untuk mendapat pembinaan pendalaman terhadap kesenian dan kebudayaan sebagai kegiatan ekskul sekolah tersebut.

“Pameran ini sebagai wujud dari hasil gerakan GSMS dengan melihat sejauh mana para pelajar mengembangkan ilmu seni budaya yang telah diberikan, dan saat ini kita bisa melihat sejumlah hasil karya seni anak-anak pelajar kita melalui pameran yang digelar,” ungkap Fauzan.

Loading...

Dalam pameran ini ditampilkan sejumlah jenis seni, diantaranya seni musik, seni rupa, teater dan seni media yang mana semua ilmu kesenian ini telah diajarkan kepada anak-anak pelajar Lombok Utara, sehingga saat ini dipertunjukkan bakat dan kemampuan nya dalam mengimplementasikan ilmu yang telah diajarkan.

“Program GSMS ini masuk di SD dan SMP di Lombok Utara dan telah berjalan selama 27 kali pertemuan, program ini sangat-sangat tepat untuk dikembangkan disekolah-sekolah, saya melihat juga antusias sekolah sangat luar biasa dengan program GSMS,” ujarnya.

Fauzan menilai anak-anak pelajar di Lombok Utara sesungguhnya memiliki potensi seni yang cukup baik, dimana jika terus diberikan pelatihan atau penguatan Kafasitas SDM diyakini pelajar Lombok Utara pun berpeluang menjadi seniman besar ke depan.

“Kami sangat mendukung program GSMS ini sehingga kedepannya kami di Dikpora akan menganggarkan untuk pengembangan program GSMS ini di tahun 2020,”cetusnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.