50 Persen Proyek di Lotim Telah di Lelang

344
kali tampilan.
- Advertisement -

LOMBOKita – Unit Layanan Pengadaan ( ULP)  Bagian Administrasi Pembangunan (Adoem) setdakab Lombok Timur, tahun 2019 ini, proyek y ang telah dilakukan proses lelang capai 50 persen, terutama proyek yang anggarannnya berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

” tahun 2019 inu, mrmasuki triwulan kedua, kurang lebih 50 persen proses pelalangan telah  dilakukan,” ungkap Kabag Adpem Setdakab Lombok Timur L Mulyadi.

Proyek yg sudah di lakukan proses pelelangan tahun 2019,  memasuki triwulan ke 2 yaitu proyek hotmik jalan di Dinas PUPR yang anggatannya dari dana DAK.

” ada 59 paket proyek untuk hotmik jalan di Dinas PUPR  dengan anggaran sejumlah Rp 38 miliar,telah dilakukan proses pelelangan, tinggal menunggu proses pembuatan kontrak,” ucapnya.

Loading...

Selain itu,menurut Mulyadi paket proyek yang telah dilakukan proses lelang yaitu, paket proyek sandang pangan di 21 kecamatan di Lombok Timur, dengan besaran anggaran mencapai Rp 14.7 miliar.

” untuk proyek sandang pengan ini, proses tendernya juga telah selesai dilakukan, tinggal menunggu prosea konttak,” katanya.

Khusus paket sandang pangan ini,penanganannya sekarang langsung di serahkan ke kecamatan.dengan maksud untuk mempermudah proses penyaluran kepada masyarakat penerima, tak seperti tahun tahun sebelumnya. Paket sandang pangan ini di tangani  bagian Kesra Setdakab.

” penanganan paket proyek di serahkan ke pihak kecamatan untuk memudahkan proses pendistribusian, ,* sebutnya,dan penyalurannya bisa tepat waktu. Dan para penerima paket inipun sudah ada di kecamatan.

termasuk juga melakukam proses tender  pembangunan perceoatan yang anggarannya mencapai Rp 238 Miliar juga dalam proses pelelangan.

” untuk percepatan ini, dana Rp 238 Miliar ini, di gubakan untuk pembangunan jalan seoanjang 116 Km, jembatan dan irigasi.,” sebut Mulyadi.

Mulyadi Juga mengatakan, dibandingkan kabupaten / Kota, Lotim yang tercepat dalam melakukan pelelalangan proyek khususnya yang anggarannnya berasal dari dana DAK.

terhadap OPD yang paket proyeknya telah di lakukan pelelangan, untuk segera melakukan sosialisasi.terkait pelaksanaan proyek jalan ini pada maayarakat.

” kita berharap,proses pelelangan ini,bisa tuntas tepat waktu,khususnya untuk paket proyek yang pembangunannnya mengunakan dana DAK,* terangnya.

Sehingga terhadap OPD yang belum mengajukan proses tender, pihaknya akan menyurati.

” karena batas waktu pelelangan bulan Juni, OPD yang belum mengajukan proses pelelangan akan kita surati,” tandasnya.

Komentar Facebook

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.