500 Hari Pertama, Irzani Jamin Kota Mataram Bebas Banjir dan Sampah

154
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita – “Memukau, fantastis dan luar biasa pemaparan H. Irzani. Bakal calon Walikota ini berani jamin, visi misinya sangat sesuai dalam mensejahterakan masyarakat Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

“Saya harus garisbawahi program 500 hari pertama untuk menyelesaikan sampah dan banjir sangat masuk akal, ini tipe pemimpin yang sangat dibutuhkan oleh Kota ini,” kata seorang tokoh Mataram yang tidak mau disebutkan namanya usai hadir dalam pemaparan visi misi bakal calon Wali kota Mataram yang digelar DPC Partai Gerindra Kota Mataram, Rabu (25/12/2019) di Mataram.

Sebelumnya Bakal Calon (Balon) Walikota Mataram H. Irzani menyinggung persoalan sampah dan banjir.

Dalam visi misinya, Irzani akan menyelesaikan persoalan sampah dan banjir dalam satu setengah tahun pemerintahannya bila dirinya terpilih menjadi Walikota Mataram.

Menurutnya persoalan banjir paralel dengan jumlah sampah yang memberikan kontribusi terhadap macetnya saluran drainase serta pendangkalan sungai di Kota Mataram.

Loading...

Untuk mensiasati persoalan tersebut Irzani dalam program nya akan mengalokasikan anggaran sebesar 200 juta per lingkungan dimana anggaran tersebut nanti menjadi program perubahan mindset masyarakat untuk melakukan gerakan pemilahan sampah sebelum di Olah dan di buang ke TPA.

“Ini persoalan mindset masyarakat saja, bila masyarakat sudah bisa memilih dan memilah sampah dari rumah sendiri tentu akan mempermudah pengolahan sampah,” ujarnya.

“Selain itu sampah yang telah di pisah tentu akan bernilai ekonomis karena bisa langsung di jual ke bank sampah yang ada,” paparnya lagi.

Disinggung teknologi pengolahan sampah menjadi barang bernilai ekonomis, Sekretaris Umum PWNW NTB ini mengatakan pemerintah bisa menggandeng investor bila tidak mempunyai anggaran.

“Dari diskusi para pegiat yang peduli akan sampah sebenarnya banyak investor yang mau membangun pengolahan sampah, ini dibutuhkan goodwill dan political will pemerintah saja, mau atau tidak, investor bisa kita datangkan,” jelasnya.

Irzani yakin dengan pola yang akan diterapkannya, persoalan sampah dan banjir di Kota Mataram akan terselesaikan. Dengan anggaran ABPD Kota Mataram yang mencapai 1,6 Triliun, alokasi anggaran 200 juta pertahun perlingkungan untuk menuntaskan persoalan sampah dari hulu ke hilir tidak akan memberatkan keuangan daerah.

“Saya rasa kalau kita hitung dengan jumlah lingkungan di Kota Mataram itu masih bisa kita alokasikan, itu program yang relevan dan menjadi solusi untuk persoalan sampah dan banjir di Kota Mataram,” cetusnya.

Oleh karena itu ujarnya, pemerintah harus hadir memberikan treatment sebagai perhatian agar masyarakat juga memiliki tanggungjawab atas apa yang dikerjakannya.

“Pemimpin Kota ke depan harus berani memiliki terobosan dalam menjalankan program yang lebih banyak bersentuhan dengan kemanfaatan untuk publik,” imbuh akademisi ini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.