Aduh Tuhan, Guru Ngaji Perkosa Muridnya?

8214
kali tampilan.

LOMBOKita – Sebelumnya, oknum guru agama di wilayah Kecamatan Selong dilaporkan melakukan perbuatan amoral kepada muridnya. Kini giliran oknum guru ngaji, MA (20), warga Sakra ditengarai memperkosa muridnya yang masih berumur lima tahun.

Biadabnya lagi, perbuatan tidak senonoh itu dilakukan di salah satu musolla di wilayah Kelurahan Pancor. Aduh Tuhan…

Tidak terima perbuatan pelaku, keluarga korban melaporkan kasus yang menimpa anaknya ke Polisi, Jumat sore (1|3). Pelaku pun langsung digelandang ke Mapolsek Kota Selong untuk menjalani pemeriksaan.

Loading...

Kapolres Lotim, AKBP Ida Bagus Made Winarta, S.IK melalui Kasat Reskrim,AKP I Made Yogi Purusa Utama,S.Ik yang dampingi Kanit PPA, IPDA I Made Dwi Putrayasa menjelaskan, korban kasus dugaan pencabulan itu adalah seorang anak yatim yang baru berumur lima tahun.

“Pelaku sudah diamankan di unit PPA Polres Lotim, guna proses hukum dan pengembangan penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya.

Dari keterangan sementara, pelaku melakukan perbuatan bejatnya itu sebanyak dua kali. Pertama, mengisap kemaluan korban di salah satu kamar di Musolla, kemudian keesokan harinya lagi dengan memperkosa korban.

“Pelaku mencabut alat kelamin yang telah masuk pada saat air maninya akan keluar,” ujar Kasat Reskrim menirukan perkataan pelaku saat diperiksa.

Mantan Kasat Reskrim Polres Loteng ini menambahkan, perbuatan pelaku diketahui setelah korban menceritakan apa yang dilakukan kepada orang tua mengenai perbuatan tidak terpuji tersebut.

Kemudian pihaknya langsung menindaklanjuti laporan tersebut, dengan mendatangi lokasi tempat kos-kosan pelaku yang saat itu sudah diamankan warga sebelumnya. Begitu diketahui motif pelaku melakukan tindakan terpuji tersebut.

“Pada saat ditangkap, pelaku sempat dihakimi warga setempat, namun petugas berhasil mengamankan pelaku ke Mapolsek Selong,” kata Kasat Reskrim.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.