Walikota Mataram H. Ahyar Abduh

LOMBOKita – Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh membantah dirinya tidak fokus dengan tugasnya sebagai kepala daerah sejak maju menjadi bakal calon Gubernur Nusa Tenggara Barat.

“Meskipun saya tidak di sini, saya tetap fokus menjalankan tugas pokok dan fungsi sebagai kepala daerah,” katanya kepada wartawan seusai memimpin rapat Munas NU, di Mataram, Selasa.

Pernyataan itu dikemukakannya menanggapi kritik dan masukan dari sejumlah kalangan yang menyebutkan dirinya terkesan meninggalkan tugas kepala daerah karena sibuk mempersiapkan dukungan.

Terhadap masukan dan kritikan tersebut, wali kota menyampaikan terima kasih, karena hal itu menjadi satu tanda kecintaan dan dukungan warga kota memotivasi kinerja pemerintah kota.

Namun demikian, wali kota mengatakan, ketika dirinya tidak ada di Mataram, bukan semata-sata karena urusan politik, akan tetapi banyak juga agenda pemerintahan yang tidak dapat diwakilkan.

Seperti dalam waktu dekat ini, wali kota harus menghadiri kegiatan di Bandung untuk penandatanganan nota kesepahaman pencegahan korupsi.

“Itu menjadi salah satu kegiatan pemerintahan dari sekian banyak kegiatan lainnya yang tidak bisa diwakilkan. Jadi saya harus tetap berangkat,” ujarnya.

Kendati demikian, wali kota mengakui dirinya tidak pernah mengabaikan tugasnya sebagai kepala daerah dan tetap fokus melakukan komunikasi intensif dengan para pejabatnya.

“Apalagi saat ini untuk memantau roda pemerintahan komunikasi dapat dilakukan melalui media elektronik,” kata wali kota.

Sementara untuk kegiatan-kegitan politik dan komunikasi politik, tambahnya, dilakukan saat berada di luar jam kerja agar tidak mengganggu agenda pemerintahan.