Alat PT AMG Masuk Lokasi Tambang,Warga Pohgading Tetap Tolak Tambang Pasir Besi

3049
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita -Warga Desa Pohgading,Kecamatan Pringgebaya tetap menolak kegiatan aktivitas tambang pasir besi yang dilakukan pihak perusahaan PT Anugerah Mitra Graha (AMG). Meskipun alat yang akan digunakan perusahaan untuk melakukan aktivitas tambang pasir besi di wilayah pantai Dedalpak telah masuk dengan mendapatkan pengawalan dari aparat TNI dan Polri,Sabtu (10/8).

“Walaupun alat tambang pasir besi milik PT AMG telah masuk tapi warga Pohgading tetap melakukan penolakan,”tegas Kepala Desa Pohgading,Mukti saat diminta tanggapannya melalui saluran selurernya,Minggu (11/8).

Oleh karena itu,kata Kades,sebelum PT AMG melakukan aktivitas tambang di wilayah pantai Dedalpak pihaknya akan segera mengundang BPD,LKMD,Karang Taruna,para kadus,tokoh agama,masyakarat dan pemuda di wilayah Desa Pohgading yang mewakili masyarakat.

Untuk melakukan rapat dalam menyikapi masuknya alat milik perusahaan ke lokasi tambang pasir besi tersebut.Karena dirinya selaku Kades tidak bisa mengambil sikap dan keputusan sendiri mengenai masalah tambang ini,karena dinilai sangat sensitif sekali.

Kemudian setelah pemerintah desa nantinya sudah mengambil sikap dan keputusan terhadap tambang pasir besi tersebut.Maka selanjutnya kami akan mengundang perusahaan pasir besi itu untuk mendengarkan keputusan warga dan komitmen perusahaan terhadap warga lingkar tambang.

Loading...

Hal ini dimaksudkan agar semuanya dibuka sejelas-jelasnya sehingga jangan ada dusta diantara kita.Dalam rangka mencari solusi terbaik nantinya,agar tidak ada yang dirugikan.

” Pemerintah desa dalam waktu dekat ini akan mengundang semua pihak di wilayah desa Pohgading ini guna membahas masalah alat perusahaan pasir besi yang telah masuk tersebut,”ujarnya.

Lebih jauh Mukti menambahkan kalau melihat komitmen dari perusahaan sebelumnya sampai dengan saat ini tidak ada janji yang pernah ditetapi oleh perusahaan.Sehingga inilah yang membuat masyarakat menjadi kecewa atas sikap perusahaan tersebut.

Sementara pada satu sisi warga Pohgading sudah dari awal masuknya tetap menolak tambang pasir besi tersebut.Karena sudah trauma dengan kejadian penolakan yang pernah terjadi tersebut,sehingga ini mestinya harus menjadi pelajaran berharga kepada pihak perusahaan untuk melakukan intropeksi diri.

Dengan tidak memaksakan diri masuk lokasi tambang untuk melakukan aktivitas sebelum adanya komitmen yang jelas.Karena warga sudah bosan dengan janji-janji manis perusahaan yang belum direalisasikan.

“Masalah tambang pasir besi yang dilakukan PT AMG ini kemauan pemerintah daerah,tapi perlu diingat aspirasi warga juga harus diperhatikan oleh pemda dan perusahaan,” tukasnya.

Selain itu,Kades Pohgading menuturkan memang dari sejak masuk alat PT AMG ke lokasi tambang pasir besi sampai saat ini tidak ada penolakan warga.Bahkan pihaknya malamnya melakukan pengawasan dan partoli masih tetap aman.

“Tapi siapa berani menjamin ketika alat milik PT AMG itu mulai beraktivitas tidak ada penolakan warga,karena saya sendiri sebagai Kades tidak berani menjamin itu,”tandasnya.

2 KOMENTAR

  1. Sy hanya mau tanyak aja Pk Kades Pohgading
    1. Klo janji² PT AMG trsebut ditepati apakah akan dikasi izin melakukan aktivitasnya Pk Kades?? Mohon diperjelas…
    2. Tolong perjelas, janji manis pa yang sudah dijanjikan oleh PT AMG kepada masyarakat Pohgading “Khususnya”
    3. Apakah masalah ANDAL sudah selesai Pk Kades, sehingga mengklarifikasi janji² manis kepada masyarkat oleh PT AMG ??
    trimakasih..

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.