Pendaftaran pasangan bakal calon perseorangan Ali-Sakti di KPU NTB / foto: suarantb.com

LOMBOKita – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nusa Tenggara Barat menetapkan pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur melalui jalur perseorangan H Moch Ali bin Dahlan dan TGH Lalu Gede Muhammad Ali Wirasakti Amir Murni atau paket Ali – Sakti lolos setelah memenuhi syarat verifikasi faktual perbaikan dukungan.

Keputusan lolosnya pasangan Cagub dan Cawagub NTB ini disampaikan setelah KPU NTB melaksanakan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil verifikasi faktual dukungan bakal calon perseorangan hasil perbaikan untuk Pemilihan Kepala Daerah Gubernur dan Wakil Gubernur NTB 2018 yang dilaksanakan di Mataram, Sabtu.

Berdasarkan rapat pleno terbuka tersebut, diperoleh dukungan hasil perbaikan pasangan ini mencapai 325.968 dukungan. Jumlah ini melebihi syarat dukungan calon perseorangan yang semestinya hanya 303.331 dukungan.

“Jumlah dukungan ini sudah final, artinya jumlah dukungan yang diperoleh pasangan Ali BD dan Sakti sudah melampaui 325.968 atau melebihi 22.637 dukungan dari syarat dukungan calon perseorangan yang seharusnya 303.331 dukungan,” kata Ketua KPU NTB Lalu Aksar Ansori.

Sementara, dari hasil sebaran dukungan, menurut Aksar, pasangan ini juga melebihi dari enam wilayah, karena mendapat dukungan sampai 10 kabupaten/kota di NTB.

“Artinya dari sisi syarat, sudah terpenuhi atau setara dengan syarat dukungan cagub dan cawagub yang menggunakan parpol, yakni 65 kursi di DPRD Provinsi NTB,” kata Aksar.

Selanjutnya, kata Aksar, seusai rekapitulasi hasil verifikasi faktual dukungan bakal calon perseorangan hasil perbaikan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB tersebut, KPU pada Senin (12/2) akan menetapkan pasangan bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB yang nantinya boleh mengikuti tahapan selanjutnya. Kemudian pada Selasa (13/2) akan dilakukan penetapan nomor urut dan dilanjutkan masa kampanye yang dimulai 15 Februari sampai dengan pada 23 Juni 2018.

Untuk diketahui, berdasarkan hasil penelitian faktual perbaikan di 10 kabupaten/kota yang memenuhi syarat (MS) dan tidak memenuhi syarat (TMS), yakni untuk Kabupaten Bima jumlah dukungan 2.710, MS 1.895 dukungan dan TMS 815 dukungan. Kabupaten Dompu jumlah dukungan 1.430, MS 1.302, TMS 128. Kota Bima jumlah dukungan 12.493, MS 3, TMS 12.490.

Kemudian, untuk Kota Mataram jumlah dukungan 15.013, MS 18, TMS 14.995. Lombok Barat jumlah dukungan 4.868, MS 2545, TMS 2.323. Kabupaten Lombok Tengah dari jumlah 33.125, MS 22,524, TMS 10.601. Lombok Timur dari jumlah dukungan 47.214, MS 40313, TMS 6.301. Kabupaten Sumbawa Barat jumlah dukungan 7.763, MS 2.051, TMS 5.622. Kabupaten Sumbawa jumlah dukungan 791, MS 533 dan TMS 258.

Ketua Tim Pemenangan Ali – Sakti, Basri Mulyani, yang hadir bersama Sekretaris Tim Pemenangan Zainul Pahmi, mengaku bersyukur dengan telah terpenuhinya dukungan pasangan Ali – Sakti. Meski di beberapa tempat pihaknya tidak terlalu fokus, sebab, verifikasi faktual dukungan perbaikan pada tahap kedua cukup berat dibanding tahap pertama, karena mengumpulkan orang dalam satu tempat sangat sulit.

“Setelah dari tahapan ini kami akan konsentrasi ke masa kampanye yang akan dimulai 15 Februari sampai 23 Juni. Di sini kami sudah siap untuk bertempur,” ujarnya.

Pilkada NTB di ikuti empat pasangan bakal calon gubernur/wakil gubernur, yakni H Moh Ali bin Dahlan – TGH Lalu Gede Muhammad Ali Wirasakti Amir Murni (Ali – Sakti). Selanjutnya, pasangan H Ahyar Abduh dan Mori Hanafi (Ahyar – Mori). Pasangan H Moh Suhaili FT dan H Muhammad Amin (Suhaili – Amin). Kemudian, pasangan Dr Zulkieflimansyah dan Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah (Zul – Rohmi).