April, Pembangunan Rumah Rusak Harus Tuntas

24
kali tampilan.

LOMBOKita – Bupati Lombok Timut HM Sukiman Azmy, menginginkan pembangunan rumah warga yang terdampak bencana gempa, hatus tuntas bulan April.

“Sesuai amanah Wakil Presiden, pembangunan rumah rusak ini, harus tuntas bulan April,” ungkapnya dalam Rapat koordinasi percepatan masa transisi darurat menuju rehabilitasi dan kontrukso kotban bencana yang di gelar berama organisasi pengusaha, di pendopo bupati, Selasa (6/11).

Menurut Bupati, untuk menuntaskan pekerjaan tersebut, dirinya mengajak seluruh organisasi pengusaha yang ada di Lombok Timur, untuk ikut bergabung membangun rumah warga hang rusak akibat gempa.

” Ada 9 ribu lebih rumah yang akan di bangun,”ucapnya, dan hal ini tak bisa dikerjakan oleh satubpasilitator saja, tetapi harus banyak.

” kasihan masyarakat, apalagi sekarang ini musim hujan,”jelasnya.

Bagi pasilitator atau kontraktor yang siap mengerjakan pembangunan rumah itu, tak perlu khawatir, uangnya sudah ada, apalagi persyaratan sekarang sudah tak jelimet seperti pada awal awal.

“kalau hanya mengandalkan satu pasilitator saha, yaitu RISA untuk membangun rumah, yang jumlahnya 9 ribu lebih, dalam wakt lima tabun,baru selesai,”sebutnya.

Sehingga mulai sekarang semua harus bergerak,tak ada yang berpangku tangan

” silahkan pasiliator yang mau membangun rumah, untuk bersosialisasi ke pokmas yang ada,” jelasnya.

Dikatakan Sukiman, dana pembangunan rumah ini. sudah ada sebanyal Rp 320 niliar dan tetsimpan di BRI.

Sehingga kontraktor perorangan atau gabungan kontraktor untuk bekerja, dan koordinasi dengan pokmas yang ada.

Tidak ada halangan, sulahkan sosialisasikan rumah yang akan di bangun dengan Pokmas,desa dan kecamatan,” pungkasnya.
Sehingga harapan bulan April,semuanya tuntas.

Keterangan foto. bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy bersama Wakil Bupati Lotim H Rumaksi lakukan rapat koordinasi bwrsama organisasi pengusaha,OPD,Canat dan Kades.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.