LOMBOKita – AS Roma mengamankan kemenangan dramatis dengan skor 3-0 atas Barcelona di leg kedua babak perempat final dan melaju ke semifinal usai meraih hasil imbang 4-4 secara agregat namun unggul gol tandang.

Edin Dzeko membuat tuan rumah unggul di menit keenam memanfaatkan assist Daniele De Rossi, sebelum akhirnya De Rossi mencetak gol penalti di menit ke-58. Kostas Manolas mencetak gol penentu lewat sundulan pada menit ke-82, sekaligus membawa Roma menembus semifinal Liga Champions untuk pertama kalinya.

AS Roma membuat kejutan ketika menyingkirkan Barcelona dari babak delapan besar. Padahal posisi Roma terjepit setelah kalah 1-4 pada pertandingan leg pertama.

Meski begitu, I Giallorossi membalikkan prediksi dan lolos setelah unggul selisih gol tandang. Menurut Florenzi, kesuksesan itu tak lepas dari keberhasilan AS Roma mengantisipasi taktik Barcelona.

“Sejujurnya, Barcelona tidak menciptakan masalah untuk kami. Kami bermain sempurna sejak awal. Secara taktik, kami berada satu tingkat di atas mereka,” ujar Florenzi kepada Mediaset Premium.

“Ketika Barcelona tidak dapat memainkan bola di kaki dan mengumpan dengan nyaman, mereka menghadapi masalah. Ketika jeda, pelatih meminta kami tenang dan menciptakan keajaiban,” lanjutnya.

Kesuksesan menyingkirkan Barcelona membuat AS Roma lolos ke semifinal Liga Champions untuk kali pertama dalam tiga dekade. Terakhir kali I Lupi melaju ke babak empat besar pada 1983-1984.