Atasi Masalah Kemaritiman, Indonesia Buat Peta Laut Baru

847
kali tampilan.

LOMBOKita – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan Indonesia saat ini membutuhkan peta atau kemaritiman yang baru untuk kebutuhan mengatasi permasalahan hukum di bidang kemaritiman.

“Memang harus dibuat karena kita mengalami ada orang yang kapal nubruk karang di Raja Ampat, mereka malah menyalahkan kita kenapa tidak punya (peta laut),” kata Menteri Luhut saat memberikan kuliah umum di Grha Sanusi Hardjadinata Kampus Unpad Kota Bandung, Jumat.

Ia menegaskan saat ini pemerintah sedang bekerja membuat peta laut tersebut dan pembuatannya diprediksi tidak membutuhkan waktu lama.

Loading...

“Saya pikir sekarang kita sedang bekerja, untuk membuat supaya kita membuat peta Indononesia seluruhnya,” kata Luhut.

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, kata dia, sekitar 79 persen adalah laut dan sisanya daratan.

“Kita baru tahu juga sadar kekuatan hukum laut kita juga masih terbatas. Peta laut seperti topografi kita belum punya dan ada (bagian di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman) yang jadi badan sendiri untuk membuat peta laut Indonesia,” kata dia.

Lebih lanjut ia mengatakan potensi ekonomi di bidang kemaritiman sangat tinggi yakni sebesar Rp1,33 triliun per tahunnya.

Oleh karena itu pihaknya mengajak kalangan akademisi seperti Universitas Padjadjaran untuk bersama-sama dengan pemerintah melakukan kajian mendalam tentang ekonomi kemaritiman Indonesia.

“Anda harus betul-betul bikin studi dalam hrus kuat. Saya sedih kalau hukum laut kita lemah,” kata dia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.