Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur Lalu Suandi / foto: Dimyati

LOMBOKita – Ratusan guru penerima dana sertifikasi di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat memprotes, lantaran ATMnya diblokir oleh dinas terkait.

“Dinas ini semau-maunya memblokir ATM orang,” ucap beberapa guru sertifikasi yang diblokir kartu ATMnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur Lalu Suandi yang dikonfirmasi Lombokita.com, tak menampik ada beberapa guru yang ATMnya terpaksa diblokir.

“Pemblokiran dilakukan karena ada sebab tertentu. Misal, jam mengajar kurang, jarang masuk mengajar dan sebagainya. Karenanya, salah satu langkah pembinaan dengan cara memblokir sementara ATM guru tersebut,” jelas Lalu Suandi.

Menurut Suandi, kalau tidak diberikan pembinaan, akan semakin salah kalau dibayarkan. Sementara uang sertifikasinya tetap masuk ke rekening. Tak mungkin berpindah ke orang lain. karena itu hak mereka.

” Pemblokiran ATM ini adalah bentuk pembinaan,” katanya.

Komentar Anda