Bandara Bali Tutup, LIA Tetap Normal

124
kali tampilan.
General Manager Angkasa Pura I Lombok Internasional Airport (LIA) I Gusti Ngurah Ardita

LOMBOKita – General Manager PT AP Bandara Lombok, I Gusti Ngurah Ardita menegaskan aktivitas penerbangan Lombok International Airport (Bandara Lombok) tetap normal, tidak terganggu dengan erupsi Gunung Agung, Bali.

I Gusti Ngurah Ardita menyebutkan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mengeluarkan NOTAMN A2551/18 tanggal 29 Juni 2018 yang ditujukan kepada seluruh Maskapai dan Bandar Udara di dunia terkait dengan penutupan kegiatan operasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali dikarenakan dampak debu vulkanik (volcanic ash) erupsi efusif Gunung Agung.

Dikatakan Ardita, penghentian operasional Bandar Udara akan dilakukan selama 16 jam terhitung pada hari Jum’at, 29 Juni 2018 pukul 03.00 WITA sampai dengan pukul 19.00 WITA.

Dampak dari penutupan Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, kata Ardita, untuk sementara penerbangan keberangkatan sebanyak 4 penerbangan yaitu Wings Air IW 1851 & IW 1883, Garuda Indonesia GA 7049 dan Lion Air JT 659 dengan jumlah penumpang keseluruhan sebanyak 388 pax.

Sedangkan untuk penerbangan kedatangan yang berdampak saat ini 1 penerbangan yaitu Lion Air JT 658 dengan jumlah penumpang diperkirakan sebanyak 200 pax.

“Saat ini operasional Lombok International Airport masih normal. Adapun yang berdampak adalah penerbangan menuju dan dari Bali,” kata I Gusti Ngurah Ardita dihubungi, Jumat (29/6/2018)

Tim safety Bandara Lombok terus memantau perkembangan dampak erupsi Gunung Agung. Pihaknya juga melakukan kordinasi dengan instansi terkait seperti BMKG dan Perum LPPNPI untuk perkembangan selanjutnya.