Bapenda KLU Kejar Penunggak Pajak

78
kali tampilan.

LOMBOKita – Sebagai upaya mengoptimalkan pendapatan, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lombok Utara berjanji akan terus menagih para penunggak pajak.

“Kita sedang melakukan penataan administrasi melihat sebarapa besar jumlah wajib pajak yang menjadi bagian kewenangan kita untuk menagihnya, dan berapa jumlah yang menunggak setelah itu kita eksen untuk mencari yang menunggak,” ungkap Kabid Pendapatan Bapenda Lombok Utara, Ramsah.

Pria yang belum lama menjabat menempati jabatan Kabid pendapatan ini mengakui memiliki upaya untuk menggenjot sektor pendapatan tahun ini agar maksimal, terutama pada sektor andalan seperti pajak hotel dan restoran yang ditangani, dimana dapat dicapai Lombok Utara hingga kisaran Rp50 miliar per tahun pada situasi normal sebelum gempa terjadi.

Ramsah mengakui tengah memikirkan strategi dalam menuntaskan apa yang belum terselesaikan, serta menyiapkan dan memanfaatkan sejumlah sarana untuk mendukung agar berjalannya proses penyetoran pajak maupun retribusi secara efektif dan maksimal.

Loading...

“Amanat kepala daerah (Bupati, red) kepada kami untuk menggenjot sektor pendapatan ini akan menjadi perhatian kami untuk dijalankan secara maksimal,” ujarnya.

Kepada wajib pajak tentunya memiliki kewajiban, untuk menyetor pajak terhutang, jika dalam situasi normal sebelum gempa telah jelas adanya ketentuan denda bagi mereka yang terlambat menyetorkan pajak, terutama yang menjadi konsen bidang pendapatan adalah pajak hotel dan restoran dan pajak parkir di pelabuhan bangsal yang menjadi kewenangan Bapenda untuk ditarik.

“Peran stakeholder yang lain juga sangat penting, dan tentu akan kita maksimalkan sinergi itu, agar mereka turut membantu kita disini,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.