Baznas Lotim Tak Boleh Perpinjamkan Dana Umat

536
kali tampilan.

LOMBOKita – Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Timur angkat bicara terkait dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lotim yang melakukan peminjaman dana umat kepada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Seleparang Televisi (Selvi).

Dimana anggota dewan tersebut, Dengan tegas mengatakan kalau Baznas tidak boleh melakukan peminjaman dana umat itu kepada pihak lain, apalagi kepada OPD dan LPP Selvi. Karena penyaluran zakat harus salurkan kepada delapan golongan yang sudah ada ketentuan.

” Tugas Baznas mengumpulkan zakat kemudian menyalurkannya kepada delapan golongan penerima yang sudah ada dalam ketentuan, bukan malah melakukan peminjaman dana umat hasil pengumpulan itu kepada pihak lain, tentunya ini salah,” tegas Anggota DPRD Lotim dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Lotim, TGH. Nadri Hamzah kepada wartawan di kantornya,

Oleh karena,lanjutnya terhadap apa yang dilakukan Baznas Lotim tersebut dianggap salah. Sehingga ini tentunya menjadi perhatian kedepannya untuk tidak mengulanginya, karena kedudukan Baznas sudah jelas sebagai pengumpul zakat lalu kemudian disalurkan ke penerimanya.

Loading...

Bukan malah melakukan peminjaman dana dari hasil pengumpulan Zakat itu kepada orang lain.Apalagi untuk keperluan operasional dari OPD maupun lembaga tersebut. ” Apakah OPD dan LPP Selvi itu masuk mustahiq kan tidak, karena itu lembaga milik pemerintah,” kata TGH Nadri Hamzah penuh tanya.

” Apapun alasannya tidak boleh Baznas meminjamkan uang hasil pungutan zakat kepada orang lain, terkecuali kalau disalurkan kepada mereka yang berhak menerima zakat itu,” tambah politisi PKS ini.

Hal yang sama dikatakan anggota DPRD Lotim dari Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) Lotim, Abdul Muhid mengatakan penyaluran dana zakat yang dikumpulkan oleh Baznas itu sudah jelas. Begitu juga tugas Baznas adalah mengumpulkan dana zakat, bukan malah melakukan peminjaman dana umat kepada pihak lain.

Seperti halnya OPD, LPP Selvi maupun ke yang lainnya. Sehingga ini tentunya sudah salah, karena kalau OPD dan LPP Selvi maupun yang lainnya ingin meminjam uang bukan ke Baznas, melainkan harus ke bank yang seperti Bank NTB yang sahamnya milik pemerintah daerah maupun ke PT Selaparang Finansial.

” Sudah jelas tugas Baznas sebagai tukang mengumpulkan dan menyalurkan, bukan tempat peminjaman dana kepada pihak lain, Maka diminta kepada Baznas jangan melakukan tugasnya diluar ketentuan yang ada yang akan menimbulkan permasalahan kedepannya,” tandasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.