Begal Beraksi Lagi, Pengamanan Kuta Lombok Ditingkatkan

292
kali tampilan.
Kapolres Lombok Tengah AKBP Kholilul Rochman foto bersama tim persekusi yang dibentuk beberapa waktu lalu
Loading...

LOMBOKita – Aksi begal yang menimpa dua orang wisatawan asing asal Jerman beberapa hari lalu di kawasan Kuta Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat dianggap mencoreng nama baik dunia pariwisata di daerah ini.

Betapa tidak, kawasan wisata yang saat ini sedang tahap pembangunan oleh Indonesia Tourism Development Coorporation (ITDC) itu harus tercemari oleh aksi pencurian dengan kekerasan terhadap wisatawan asing.

Di beberapa kesempatan, Bupati Lombok Tengah HM Suhaili Fadil Tohir kerap menyebutkan, bahwa KEK Mandalika Lombok merupakan salah satu diantara KEK yang paling siap menyambut dunia pariwisata dengan beberapa perhotelan bertaraf internasional yang siap dibangun di kawasan pantai berpasir putih itu.

Menyikapi begal yang beraksi di kawasan pariwisata itu, Kapolres Lombok Tengah melalui Kasat Sabhara Iptu. Antonius Depo menegaskan akan meningkatkan pengamanan untuk tetap menjaga keamanan dan kenyamanan para wisatawan yang datang berlibur di pulau Lombok, khususnya di Lombok Tengah.

Antonius Depo menyebutkan, sesuai arahan Kapolres, akan menggencarkan kegiatan patrol dan pengawasan secara estapet di sepanjang jalan yang menghubungkan kawasan pariwisata. Para anggota polisi bersenjata lengkap yang melakukan patrol ini akan secara rutin melakukan patrol menggunakan kendaraan sepeda motor pada sejumlah titik yang dianggap rawan aksi begal.

Berita sebelumnya: Bikin Malu, Turis Jerman Dibegal di Lombok Tengah

“Patroli estapet dilakukan rutin setiap hari agar sepanjang jalan dari Selong Belanak-Kuta-Awang itu tetap terawasi, dan kegiatan patroli ini akan kita tingkatkan lagi,” kata Antonius Depo kepada wartawan, Rabu (20/9/2017).

Antonius juga menjelaskan, jumlah kendaraan sepeda motor yang diterjunkan sebanyak tujuh unit dengan jumlah pesonil sebanyak 14 orang bersenjata laras panjang. Mereka melakukan patroli dari pagi sampai malam hari.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.