Bejat, Ayah Perkosa Anak Tirinya

8783
kali tampilan.

LOMBOKita – Kasus pemerkosaan terjadi di wilayah hukum Polres Lombok Timur, kali ini ayah tiri dengan inisial AB (30), warga Tanjung Luar, Kecamatan Keruak diduga telah memperkosa anak tirinya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) dengan inisial Nn, Senin (12|11).

Akibat dari perbuatan sang ayah tiri, korban mengalami pendarahan pada kemaluannya. Sehingga terpaksa dilarikan ke Puskemas Keruak, akan tapi tidak berapa lama korban lalu dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr.R.Soejono Selong untuk mendapatkan perawatan instensif.

Sementara kasusnya sudah ditangani Polsek Keruak, dengan melakukan pencarian terhadap pelaku setelah diketahui kalau pelaku dilaporkan atas perbuatan bejat tersebut, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Loading...

Kapolres Lotim melalui Kapolsek Keruak, Iptu Arif Budiman saat dikonfirmasi membenarkan kalau pihaknya telah menerima laporan mengenai adanya dugaan pemerkosaan anak yang masih duduk dibangku SD oleh ayah tirinya.

Setelah pihak keluarga korban melaporkan perbuatan sang ayah tiri kepada anak tirinya. Karena tidak terima perbuatan yang dilakukan ayah tirinya tersebut.

“Memang kami sudah terima laporan masalah itu dengan langsung ditindaklanjuti dengan melakukan pencarian terhadap pelaku,”tegasnya.

Ia menjelaskan kasus dugaan pemerkosaan ini terjadi pada siang hari.Sedangkan pihak keluarga datang melaporkan pada menjelang magrib.

Karena pada kemaluan korban terjadi pendarahan, sehingga langsung dibawa ke Puskemas Keruak, akan tapi kemudian dirujuk ke RSUD Selong,bahkan ayah tiri yang diduga pelaku juga ikut membawa korban ke Puskesmas.

Namun setelah mendengarkan hasil pemeriksaan bidan terhadap apa yang dialami korban,sehingga ayah tiri korban langsung menghilang.Dengan anggotanya sedang melakukan pencarian dan penangkapan terhadap ayah tiri korban tersebut.

“Untuk lokasi dimana tempat melakukannya perbuatan bejat itu masih sedang di dalami,sedangkan korban di rumah sakit,” tandas mantan Kapolsek Jerowaru.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.