Bejat! Malam Lebaran Malah Pesta Miras dan Seks

313
kali tampilan.
Foto ilustrasi pemerkosaan
Loading...

LOMBOKita – Dua pemuda asal Desa Pringgasela HR (25) dan DN (20) terpaksa harus berurusan dengan Kepolisian Resor Lombok Timur, lantaran diduga telah memperkosa anak dibawah umur saat malam lebaran Idulfitri, Sabtu (23/5/2020) malam.

Bahkan, sebelum melakukan pemerkosaan itu, HR dan DN juga ditengarai mencekoki korbannya yang masih berusia 15 tahun minuman keras tradisional jenis Brem.

Melihat korbannya mabuk, kedua pelaku melakukan perbuatan tidak senonoh kepada gadis belia tersebut.

Begitu mengetahui putrinya menjadi korban pemerkosaan, orang tua korban kemudian melaporkan perbuatan amoral itu ke pihak berwajib.

“Saya tak terima perbuatan pelaku terhadap anak saya, memperkosa setelah mencekoki dengan miras,” ungkap orang tua korban kepada penyidik.

Zeinta Tour and Travel - Solusi Ke Baitullah
Zeinta Tour and Travel

Kanit PPA Reskrim Polres Lotim, Bripka Hermanto yang dikonfirmasi hal tersebut mengaku telah mengamankan kedua pelaku untuk menjalani proses hukum.

Loading...

Hasil pemeriksaan sementara, kata Hermanto, perbuatan amoral para pelaku dilakukan secara suka sama suka.

Pesta miras itu, lanjut Hermanto, dilakukan bersama 12 orang yakni 8 lelaki dan 4 perempuan, dan meminum brem 12 botol.

“Pembelian miras hasil patungan, pelaku dan korbanpun sudah merencanakan akan melakukan pesta miras pada malam lebaran,” imbuh Hermanto.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.