Belgia Tantang Prancis Usai Taklukkan Brasil

42
kali tampilan.

LOMBOKita – Belgia berhasil melaju ke semifinal Piala Dunia 2018 setelah menundukkan juara dunia lima kali, Brasil, 2-1 dalam perempat final Piala Dunia 2018, Jumat (6/7) atau Sabtu dini hari WIB, di Kazan.

Dua gol yang membawa Belgia melaju ke empat besar terjadi karena gol bunuh diri Fernandinho pada menit ke-13 serta aksi Kevin De Bruyne pada menit ke-32. Sementara gol balasan Brasil dilesakkan Renato Augusto pada menit ke-76.

Dengan kemenangan ini, Belgia akan menantang Prancis di semifinal pada Selasa (10/7) atau Rabu dini hari WIB mendatang di St Petersburg. Ini merupakan semifinal pertama bagi Belgia sejak mereka mencapai babak empat besar pada 1986.

Menghadapi salah satu tim kuda hitam ini, Brasil memasang formasi 4-2-3-1. Neymar tetap menjadi andalan. Dia berposisi di belakang striker Gabriel Jesus bersama Willian dan Philippe Coutinho. Setelah absen ketika menundukkan Meksiko, Marcelo kembali diturunkan di sisi kiri pertahanan.

Sementara pelatih Belgia, Roberto Martinez, menurunkan formasi 3-4-3. Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku, dan Eden Hazard dipercaya menjadi trio di lini depan. Mereka ditopang Thomas Meunier, Axel Witsel, Marouane Fellaini, dan Nacer Chadli.


Pemenang laga di Kazan ini akan bertemu Prancis yang sukses melaju ke semifinal setelah menundukkan Uruguay 2-0.

Brasil mendapat peluang emas saat laga baru berjalan tujuh menit. Menyusul sepak pojok, bek Thiago Silva berhasil menjangkau bola dengan kaki kanan. Sayang bola tendangan dari jarak dekat itu membentur tiang kanan gawang Belgia.

Tiga menit kemudian Brasil kembali mengancam. Sepak pojok yang dikirm Gabriel Jesus mengarah kepada Paulinho yang ta terkawal di depan gawang. Sayang tendangan gelandang Barcelona ini lemah dan bisa diantisipasi dengan baik oleh kiper Thibaut Courtois.

Meski lebih diserang, Belgia justru mampu memimpin lebih dulu. Gol yang membawa pasukan Roberto Martinez unggul dicetak akibat gol bunuh diri Fernandinho pada menit ke-13.

Gol berawal dari sepak pojok yang dikirim Nacer Chadli. Bola sempat disundul tipis oleh Vincent Kompany lalu mengenai tangan kanan Fernandinho dan melesak masuk ke gawang yang dijaga Alisson.

Brasil seolah tersengat oleh gol ini. Mereka terus menggempur pertahanan Belgia. Dua peluang didapat melalui Gabriel Jesus dan Coutinho. Namun semuanya gagal membuahkan gol karena berhasil dimentahkan kiper Courtois.

Belgia kembali mampu memanfaatkan serangan balik untuk mencetak gol. Gol yang membawa Belgia memperbesar keunggulan dilesakkan Kevin De Bruyne pada menit ke-32.

Gol berawal dari serangan balik yang dilakukan Belgia. Romelu Lukaku membawa bola daerah pertahanan Belgia lalu merangsek maju dan kemudian membarikan bola ke sisi kanan.

Di sana sudah menunggu De Bruyne yang mengeksekusi bola setelah sempat menggoceknya. Tendangan keras gelandang Manchester City ini membuat kiper Allisan kembali harus menyaksikan gawangnya kebobolan.

Brasil kembali membuat peluang yang membahayakan namun tetap tak menghasilkan gol. Sebuah sundulan Gabriel Jesus melenceng dari sasaran. Sementara tendangan Coutinho berhasil ditepis Courtois.

Belgia nyaris menghasilkan gol ketiga ketika De Bruyne mengeksekusi tendangan bebas pada menit ke-41. Namun tendangan pemain Manchester City ini berhasil ditepis oleh Allison.

Brasil terus berupaya menggempur pertahanan Belgia. Namun delapan pemain yang bertahan membuat Neymar dan kawan-kawan kesulitan mengancam gawang pasukan Martinez.

Memasuki babak kedua, pelatih Brasil memasukkan Roberto Firmino menggantikan Willian. Demi mengejar selisih gol, pasukan Tite terus menggempur lini belakang Belgia.

Pada menit ke-56, wasit Milorad Mazic (Serbia) sempat meminta bantuan video assistant referee (VAR) untuk memastikan apakah Brasil berhak mendapat penalti setelah Gabriel Jesus terjatuh di kotak penalti setelah dihalangi Vincent Kompany. VAR memutuskan Brasil tak berhak atas penalti.

Kiper Belgia, Courtois, berperan besar dalam menjaga gawangnya dari kebobolan. Berulangkali dia berhasil meredam upaya yang dilakukan para pemain Brasil.


Pada babak kedua, Belgia tetap menerapkan strategi setelah mereka unggul satu gol. Martinez meminta pemainnya bertahan dan hanya sesekali melakukan serangan balik.

Taktik ini ternyata berhasil membuat para pemain Brasil tertahan. Neymar dan kawan-kawan benar-benar dibuat kesulitan menembus lini pertahanan.

Brasil sempat memiliki peluang pada menit ke-71 saat Douglas Costa melepaskan tendangan langsung ke gawang. Namun Courtois kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu kiper terbaik dunia.

Brasil baru berhasil memperkecil ketinggalan pada menit ke-76. Gol tim asuhan Tite itu dilesakkan Renato Augusto pada menit ke-76.

Gol berawal dari umpan silang Coutinho ke muka gawang. Augusto menyambutnya dengan sundulan yang tak bisa dicegah Courtois.

Menit ke-80, Brasil nyaris menyamakan kedudukan. Kembali memanfaatkan sodoran Coutinho, Augusto melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Namun tembakannya melesat ke sisi kiri gawang.

Saat injury time, Courtois kembali menjadi pahlawan bagi timnya. Sebuah tembakan melengkung Neymar ke arah gawang berhasil ditepis penjaga gawang Chelsea ini. Belgia pun memulangkan Brasil sehingga Amerika Selatan tak memiliki wakil lagi di Piala Dunia 2018 ini.

Susunan Pemain:
Brasil (4-2-3-1): 1. Alisson; 22 Fagner, 2 Thiago Silva, 3 Miranda, 12 Marcelo; 15 Paulinho (8 Renato Augusto 73), 17 Fernandinho; 19 Willian (20 Roberto Firmino 46), 11 Philippe Coutinho, 10 Neymar: 9 Gabriel Jesus (7 Douglas Costa 58).

Belgia (3-4-3): 1 Thibaut Courtois; 2 Toby Alderweireld, 4 Vincent Kompany, 5 Jan Vertonghen; 15 Thomas Meunier, 6 Axel Witsel, 8 Marouane Fellaini, 22 Nacer Chadli (3 Thomas Vermaelen 83); 7 Kevin De Bruyne, 9 Romelu Lukaku (17 Youri Tielemans 86), 10 Eden Hazard.