Benarkah Bupati dan Wabup Lotim Pecah Kongsi?

911
kali tampilan.

LOMBOKita – Baru beberapa bulan duet pasangan HM. Sukiman Azmy dan H. Rumaksi SJ dilantik dan diambil sumpahnya menjadi Bupati dan Wakil Bupati Lotim untuk menjalankan roda kepemimpinan di Bumi Patuh Karya ini menggantikan HM. Ali BD dan H. Haerul Warisin.

Namun belakangan ini justru duet Bupati dan Wakil Bupati Lotim diterpa isu pecah kongsi atau keretakan diantara keduanya. Dalam masalah kebijakan yang diambil keduanya dianggap berseberangan atau tidak sejalan.

Hal ini terlihat dalam kegiatan groundbreaking peletakan batu pertama pembangunan layang-layang resort yang dilakukan PT Temada Pumas Abadi di Tampah Boleq Kaliantan, Sabtu (19/1). Saat itu, acara peletakan batu pertama dihadiri Wakil Bupati Lotim, H. Rumaksi.

Sementara Bupati Lotim, HM.Sukiman Azmy justru tidak menghadiri kegiatan tersebut, bahkan jauh sebelumnya meminta kepada pihak perusahaan untuk menunda kegiatan groundbreaking itu demi menjaga kondusitifas, apalagi lokasi tempat kegiatan itu diklaim merupakan tanah ulayat.

Loading...

Ketua DPC Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) Lotim, As’atul Anwar yang juga ketua koalisi partai pengusung Bupati dan Wakil Bupati Lotim dengan tegas isu pecah kongsi tersebut.

“Fitnah itu, tidak benar kalau bupati dan wakil Bupati Lotim pecah kongsi,” tegasnya.

Ia menjelaskan kemungkinan yang menghembuskan isu tersebut dilakukan oleh oknum-oknum timses yang saat ini belum mendapatkan posisi atau bagian di pemerintahan.

Maka dibuatlah manuver atau isu mengenai keretakan hubungan Bupati dan Wakil Bupati menjadi tidak hormanis, padahal sejatinya antara Bupati dan Wakil Bupati Lotim tetap solid dan hormanis sampai saat ini menjalankan pemerintahan di Lotim.

Selain itu, dirinya mempertanyakan kepada oknum timses yang menyebarkan isu tidak harmonis Bupati dan Wakil Bupati Lotim seberapa besarkah perjuangannya untuk mendukung dan mendudukkan pasangan HM.Sukiman Azmy dan H.Rumaksi SJ menjadi Bupati dan Wakil Bupati Lotim.

“Seharusnya timses mendukung kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Lotim, meski belum diberikan posisi, bukan malah menyebarkan isu mengenai keretakan hubungan dua pemimpin di Lotim merupakan perbuatan tidak baik,” tandas As’atul Anwar yang juga Caleg DPRD Provinsi ini.

Begitu juga mengenai masalah pengambil kebijakan atau keputusan, lanjut Ketua DPC PKPI Lotim adalah berada di tangan Bupati Lotim, karena yang menjadi top leader adalah Bupati selaku pimpinan tertinggi. Sedangkan Wakil Bupati mengikuti apa yang menjadi kebijakan tersebut.

“Bupati pemegang tertinggi pengambil kebijakan di Lotim dengan didukung Wakil Bupati,”tandasnya.

Hal yang sama dikatakan Ketua DPC PDI Perjuangan Lotim, Lalu Lukman. Dia menegaskan pihaknya belum melihat ada keretakan hubungan dalam kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Lotim apalagi sampai pecah kongsi.

“Kami selaku partai koalisi pengusung melihat kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Lotim tetap solid dan akur,” tegas Lukman.

Mantan Ketua Timses Pasangan HM. Sukiman Azmy-H.Rumaksi, H. Edwin Hadiwijaya yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) Lotim mengibaratkan, pasangan Sukiman-Rumaksi bagai pasangan suami istri. Kalau ada perbedaan pendapat kan biasa,” katanya.

Loading...

3 KOMENTAR

  1. Stutmen yg di sampaikan oleh oknum terkait isu adanya perpecahan dlm sbuah perbedaan adalah hal yg lumrah dlm sbuah kepemimpinan abad lombok timur..tatapi jng terlalu di besar-besarkan agar tdk menjadi isu politik biarkanlah beliau beliau bekerja dg foksi& ranahnya masing2 tanpa mencedrai rakyat..kita songsong sebuah kinerja baru memimpin lombok timur yg lebih baik.(Darmo jamalludin)

  2. Tidak ada pecah kongsi antara bupati dan wabup lotim.. Beliau berdua ini ibarat burung merpati yg selalu setia dgn pasangannya…

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.