Bersama Pendemo, Ketua DPRD Lotim Ikut Tolak UU Omnibus Law

140
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Lombok Timur (APMLT) melakukan aksi demo di Kantor DPRD setempat, Kamis (08/10/2020). Mereka menolak Undang-undang Omnibus law.

Demo mahasiswa ini, meski sempat memblokir jalan simpang empat BRI dan simpang empat DPRD, namun aksi tersebut berlangsung damai.

Kedatangan ratusan mahasiswa di kantor DPRD Lotim diterima ketua DPRD Murnan bersama Sekda Lotim HM Juani Taofik.

Di hadapan Ketua DPRD dan Sekda, pendemo meminta agar eksekutif dan legislatif mendukung penolakan UU Omnibus law tersebut.

“DPR jangan menjadi penghianat rakyat,” teriak orator dalam orasinya di depan kantor DPRD Lotim,

Loading...

Para pengunjukrasa menilai, UU yang ditelah disahkan DPR tersebut sangat merugikan rakyat.

“DPR lebih memilih mendukung para investor ketimbang masyarakat pemilihnya,” teriak mereka.

Ketua DPRD Lotim Murnan pada kesempatan itu menyatakan keikut-sertaannya menolak UU Omnibus law.

“Kami akan memperjuangkan apa yang menjadi tuntutan mahasiswa dalam aksi penolakan UU Omnibus law, dan kami juga setuju dengan tuntutan para pendemo,” ucapnya.

Setelah puas berorasi, para pendemo langsung membubarkan diri dengan aman dan tertib.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.