BPI: Nasdem Bisa “Singkirkan” PDIP

284
kali tampilan.
(Kiri), Presiden RI Joko Widodo dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh

LOMBOKita – Direktur Eksekutif Bimata Politica Idnonesia (BPI) Panji Nugraha mengatakan, menjelang pendaftaran capres 2019 partai koalisi Jokowi mulai melakukan manuver.

Pasalnya, partai koalisi Jokowi pun harus mempunyai bargaining position untuk memuluskan kepentingannya dan jelas akan mengancam partai PDIP sebagai partai utama pengusung Jokowi.

“Nasdem salah satunya menjadi ancaman PDIP. Pasalnya, selain mengklaim moncer mengusung calon di Pilkada 2018 daripada PDIP, Nasdem pun memainkan politik yang saat ini membuat nyaman Jokowi dibanding partai koalisi Jokowi, hal tersebut dapat terlihat ketika Nasdem terang-terangan mengusung Jokowi 2 periode tanpa berpikir panjang”, tutur Panji melalui siaran pers.

Panji mengatakan, partai besutan Surya Paloh dinilai cerdik untuk mendapat kepercayaan Jokowi dibanding dengan PDIP, sebagai contoh Nasdem memperlakukan Jokowi sebagai pejabat negara. Berbeda dengan PDIP yang menyebut Jokowi sebagai petugas partai dan posisinya mengklaim kemenangan Pilkada pun jadi salah satu indikator, bahwa Nasdem mempunyai kekuatan yang tidak kalah dengan PDIP.

“Sebaiknya PDIP harus berhati-hati karena bagi partai koalisi Jokowi, untuk menghadapi pemilu 2019 nanti partai tersebut akan menggunakan nama Jokowi seolah mendukung partai-partai tersebut. Karena jika PDIP lengah sedikit saja bukan tidak mungkin Jokowi akan memprioritaskan Nasdem daripada partainya sendiri karena Jokowi merasa diatas angin dan dibutuhkan oleh-oleh partai-partai koalisi untuk meraup suara”, tutup Panji.