BPJS Kesehatan Sempat Buka Lowongan untuk Buzzer, Tapi Dibatalkan

104
kali tampilan.
Pelayanan BPJS Kesehatan / foto: saibumi.com
Loading...

LOMBOKita – Pihak BPJS Kesehatan membatalkan niatnya membuka lowongan pekerjaan untuk buzzer.

Pembatalan dilakukan setelah manajemen mempertimbangkan komunikasi publik harus dilakukan melalui saluran yang lazim.

Dimuat saibumi.com (jaringan media suara.com – Lombokita.com), pendaftaran awalnya dibuka pada Kamis, 26 Desember 2019 hingga Selasa, 31 Desember 2019, dan dokumen diserahkan di gedung IGM Bratanuh BPJS Kesehatan Kantor Pusat.

“Sebagai Sestama (Sekretaris Utama) yang bertanggung jawab atas komunikasi publik termasuk program-program yang ada di dalamnya, maka terkait atas pemberitaan pengadaan Buzzer, saya sudah perintahkan kepala humas untuk dibatalkan,” ujar Sekretaris Utama BPJS Kesehatan, Kisworowati, dilansir CNN Indonesia, Kamis.

Dia menyatakan, humas BPJS Kesehatan harus lebih kreatif dalam melakukan komunikasi publik dan menggunakan sumber daya yang ada.

Loading...

Mereka tidak boleh menggunakan buzzer untuk berkomunikasi dengan publik.

“Selaku Sestama saya melarang humas melakukan kontrak buzzer, walaupun tujuan kehumasan sangat baik. Namun hal tersebut tidak sejalan dengan kebijakan umum yang ada. Hal ini selanjutnya akan ditindaklajuti sesuai ketentuan internal BPJS Kesehatan,” jelas Kisworowati.

Diungkapkan, BPJS Kesehatan saat ini memiliki media sosial yang bisa digunakan untuk berinteraksi dengan masyarakat.

Peserta BPJS bisa mendapatkan informasi dan melakukan pengaduan terkait program jaminan kesehatan nasional melalui media sosial tersebut.

“Hal ini juga dilakukan untuk memantau apa saja yang menjadi keluhan warganet, dipotret dan menjadi masukan, serta tindak lanjut dalam kebijakan program jaminan kesehatan nasional,” ujar Kisworowati.

BPJS Kesehatan sebelumnya membuka lowongan posisi buzzer bagi perusahaan yang bergerak di bidang jasa tersebut. Dengan kata lain, posisi itu bukan dibuka untuk individu.

Syarat bagi perusahaan jasa buzzer yang ingin melamar yakni memiliki 50 akun Instagram dengan 500 pengikut (followers), 50 akun Twitter dengan 500 followers, dan 50 akun Facebook dengan 500 teman.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.