Bupati Lombok Timur Batasi Pendatang

146
kali tampilan.
Rapat koordinasi pembahaaan penanganan Covid 19 Bupati Lotim bersama Forkopimda, Kepala OPD dan Camat di halaman Kantor Bupati Senin (30/3/2020).
Loading...

LOMBOKita – Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy menegaskan tidak akan melakukan lockdown wilayah, namun akan membatasi para pendatang ke daerah itu.

Hal itu diungkapkan Bupati saat memimpin rapat koordinasi pembahaaan penanganan Covid 19 bersama Forkopimda, Kepala OPD dan Camat di halaman Kantor Bupati Senin (30/3/2020).

Pemkab Lombok Timur, kata Sukiman, akan membentuk posko di tiga pintu masuk yakni bandara, pelabuhan Lembar, dan Pelabuhan Kayangan. Tiap posko akan dilengkapi petugas yang beranggotakan Dinas Kesehatan, Polres, Kodim, serta Dinas Perhubungan

“Setiap orang yang datang, para petugas akan melakukan screening kesehatan langsung,” katanya.

Zeinta Tour and Travel - Solusi Ke Baitullah
Zeinta Tour and Travel

Jika ditemukan pendatang menunjukkan gejala sakit, akan langsung dikarantina, sementara yang tak memiliki gejala dipulangkan dengan status orang dalam pengawasan (ODP).

Loading...

Sedangkan yang masuk katagori orang tanpa gejala (OTG), akan melakukan isolasi mandiri dengan membatasi interakai dengan keluarga maupun orang lain di rumahnya.

“Kami minta aparat keamanan untuk menindak tegas ODP yang tidak taat dan disiplin, karena akan membahayakan masyarakat lainnya,” tegas Sukiman.

Meski tak menerapkan lockdown, bupati akan melakukan pembatasan akses keluar masuk Kota Selong disertai penerapan jam malam.

“Mekanismenya diserahkan langsung pada pihak terkait, termasuk meminta aparat untuk membubarkan kerumunan massa dan membatasi aktivitas di masjid.

“Tidak ada toleransi, tindak tegas yang melanggar,” tegas mantan Dandim Lombok Timur itu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.