Bupati Lombok Utara Terima Prajurit TNI Rehab Rekon

82
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita – Sebagai upaya mempercepat proses rehab rekon pasca gempa di Lombok Utara, Personil prajurit Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 10/Kostrad diturunkan untuk membantu proses di lapangan.

Danrem 162/Wira Bhakti Kol. Czi. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos, SH. M.Han., didampingi Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH. MH., menyambut personil prajurit Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 10/Kostrad yang mulai bertugas membantu proses rehabilitasi rekonstruksi di kecamatan Pemenang.

Kedatangan sejumlah personil TNI ini, disambut dengan tarian tradisional Gendang Beleq dan Rudat, dilanjutkan dengan upacara penerimaan dan arahan dari Danrem 162/Wira Bhakti.

“Kami berterimakasih atas dukungan dari TNI dalam mempercepat proses rehab rekon di Lombok Utara,”Ungkap Bupati Lombok Utara Dr. Najmul Akhyar

Ia menilai dalam situasi sekarang pemerintah terus berupaya mempercepat proses pembangunan Huntap bagi masyarakat yang telah menerima rekening dan telah mengantongi dana stimulan, disamping itu pemerintah juga mendorong masyarakat untuk segera membentuk Pokmas sebagai persyaratan utama sebelum anggaran dicairkan.

Loading...

Turut hadir pula pada upacara penerimaan, Dandim 1606/Lobar Letkol. Czi. Joko Rahmanto, SE., Wakapolres Lombok Utara Kompol I Gede Sucipta, S.Pd, Kalaks BPBD KLU Muhadi, SH., Camat Pemenang Suhadman, S.Sos., unsur TNI/Polri dan tamu undangan lainnya.

Sementara, Danrem 162/Wira Bhakti Kol. Czi. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., dalam arahannya dihadapan prajurit yang dijuluki prajurit Cakra itu ditekankan prajurit yang bertugas di Kecamatan Pemenang, dalam rangka rehab rekon penanggulangan bencana bisa bekerja sesuai dengan tufoksi yang telah ditetapkan untuk mendukung proses rehab rekon agar berjalan dengan baik.

Pasukan Yonzipur 10/Kostrad, saat gempa pertama bulan Juli silam kata Danrem pernah bertugas di Lombok Utara. Kini merupakan penugasan Yonzipur 10/Kostrad jilid kedua.

“Saya harapkan apa yang pernah dilakukan lalu, bisa diulangi dengan hasil yang memuaskan masyarakat, kami sudah tekankan anggota kami,” tegas Danrem

Lanjut Danrem, dianggap berhasil bila tak ada pelanggaran pada saat bertugas, seperti tugas terdahulu. Diharapkan seperti itu pula saat ditugaskan sekarang.

“Tunjukkan jika kalian betul-betul prajurit Cakra yang terlatih, prajurit Cakra yang setia, dan berprestasi,” harapnya.

Lebih rinci Danrem menjelaskan, terkait penugasan berbeda dengan tugas sebelumnya. Bila dahulu bertugas hanya untuk menghancurkan puing-puing bangunan. Namun sekarang tugasnya rehab rekon, membangun atau membentuk bangunan. Prajurit Cakra akan dibantu oleh Babinsa.

“Hari pertama dan kedua diberikan briefing awal kaitan dengan jenis-jenis rumah tahan gempa apa saja yang dibangun. Pasukan dilatih oleh Rekompak dan lainnya. Bagaimana format bangunan RISHA, RIKA, RIKO atau RISBARI. Dengan pelatihan tersebut, prajurit punya bekal dan sudah bisa operasional bhakti dengan baik,” ujar danrem.

Diakhir sambutannya, Danrem 162/Wira Bhakti berpesan kepada Prajurit Cakra untuk berbuat yang terbaik dilandasi ibadah, agar tugas yang diemban dipermudah oleh Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.