Bupati Lotim Dan Danrem 162 WB Pantau Pencairan Dana Korban Gempa di Tujuh Kecamatan 

173
kali tampilan.

LOMBOKita – Bupati Lombok Timur,HM.Sukiman Azmy bersama Danrem 162 WB,Kolonel CZI Ahmad Rizal Ramdhani memantau pencairan dana korban gempa di tujuh kecamatan di Lotim. Dengan sistim Pelayanan Satu Lokasi (PSL) secara terpadu dipusatkan dilapangan Pohgading Kecamatan Pringgebaya, Kamis (7|2).

Diantaranya Kecamatan Sambelia, Kecamatan Pringgabaya,  Kecamatan Wanasaba, Kecamatan Aikmel,  Kecamatan Lenek, Kecamatan Pringgasela dan Kecamatan Suela.Dengan pencairan dana stimulan.

Sementara jumlah rekening sebanyak 7000 milik warga korban gempa. Dengan sebagai pilot projek. Dengan jumlah rumah warga yang rusak berat sebanyak ‎ 9000 unit rumah.Sedangkan  Sisanya rumah Rusak Sedang dan rumah Rusak Ringan. Untuk sementara ini, rumah rusak berat sudah tertangani sebanyak 2000, dan sisanya 7000 unit, tersebar di tujuh Kecamatan.


Bupati Lombok Timur, HM. Sukiman Azmy mengatakan pembangunan rumah untuk korban gempa ini bisa segera direalisasikan.Dengan meminta agar administrasi jangan bertele-tele.

Loading...

Selain itu,terhambatnya  proses pembangunan selama ini, lantaran dilatari beberapa faktor. Salah satu diantaranya yakni soal kekurangan aplikator. ‎ ‎

” Administrasi bisa diurus belakangan, semasi masyarakat mau membangun dulu. Ini untuk mempercepat proses pembangunan,”tegasnya.

Ditempat yang sama Danrem 162 WB,Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan kalau pelayanan yang dilakukan secara terbuka dan transparan ini, dapat dipantau dan diawasi semua pihak.

Dimana terdapat sekitar tujuh ribu rumah di tujuh kecamatan, yang akan segera di perbaiki, baik untuk rusak sedang maupun rusak ringan. PSL tujuh kecamatan ini, merupakan pilot projek dalam pencairan dana bagi warga terdampak.

” Kami   mengapresiasi peran semua pihak yang terlibat, sehingga proses pencairan berjalan lancar,” ujarnya.

Loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.