Bupati Lotim Ngaku SK Honda Keluar Habis Pilpres, Tapi Kok Kenyataan Berbeda

311
kali tampilan.

LOMBOKita – Bupati Lombok Timur, HM.Sukiman Azmy dan Kepala Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKSDM) Lotim, M.Khiari mengaku Surat Keputusan (SK) honda akan keluar setelah habis Pemilihan Presiden (Pilpres) tanggal 17 April 2019. Namun dalam kenyataan dilapangan justru sudah ada tenaga honda yang mendapatkan SK tersebut.

” Katanya pak Bupati dan Kepala BKSDM Lotim di media massa akan mengeluarkan SK honda setelah Pilpres, tapi kenapa dalam kenyataan dilapangan justru sudah ada tenaga honda yang sudah terima SK,” Kata para tenaga honda yang enggan disebutkan namanya dengan penuh tanda tanya.

Bupati Lotim,HM. Sukiman Azmy kepada wartawan menegaskan SK tenaga honda baru akan dikeluarkan setelah Pilpres. Dengan tujuan untuk mengantisifasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, karena banyak oknum yang mengaku sebagai timses yang memanfaatkan kesempatan tersebut.

Karena sekarang ini yang menjadi pemain bergentayangan dilapangan, dengan membawang iming-iming dengan menjadikan itu, mengusulkan itu dan memprioritaskan ini,akan tapi tidak ada seperti itu.

Loading...

” Saya tegaskan SK honda akan keluar setelah Pilpres tanggal 17 April 2019, dalam rangka untuk mempersempit ruang gerak para pemain yang bergentanyangan dilapangan,”tegasnya.

Lebih lanjut, Sukiman mengatakan kalau ada protes hal yang wajar, akan tapi tentu pihaknya tetap akan berjalan pada aturan yang ada. Dengan mengedepankan keadilan

Begitu mengenai masalah ada tenaga honda yang telah terima SK, hanya petugas administrasi saja yang mendukung kegiatan Bupati dan Wakil Bupati Lotim saja, sedangkan yang lain setelah selesai Pilpres.

” Bagaimana saya dengan Wakil Bupati Lotim akan kerja kalau tidak ada petugas yang melayaninya,”katanya.

Sementara saat ditanya mengenai masalah honor ada yang bersumber dari APBD dan Kegiatan, Bupati Lotim menjelaskan masalah tehnis saja yang penting mereka (tenag honda.red) dapat honor juga.

Pada pemberitaan Sebelumnya Kepala BKSDM Lotim, M.Khairi mengatakan kalau SK Honda akan dikeluarkan setelah Pilpres 2019. Sedangkan Sekretaris BKSDM Lotim,L.Alwan Wijaya mengaku memang sudah ada SK tenaga honda yang keluar di Sekretariat Daerah dan tenaga Dokter serta OPD kecil.

Sementara Wakil Ketua DPRD Lotim, H.Daeng Paelori menegaskan kalau sampai semua tenaga honda di Lotim tidak diakomodir maka tentunya pihaknya akan membuka dugaan pengunaan uang dibalik pengangkatan tenaga honda di Lotim.

“Kita akan lihat setelah keluar SK nantinya, kalau ada yang tidak diakomodir maka kami akan membuka semuanya masalah tenaga honda ini,” terangnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.