Bupati Najmul Tinjau Proses Pembangunan Rumah Tahan Gempa

104
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita – Sebagai upaya pemerintah untuk menjamin proses pembangunan rumah tahan gempa (RTG) yang sesuai dengan konsepnya.

Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap sejumlah bangunan RTG Senin (17/6/2019).

Dua titik wilayah menjadi sasaran kunjungan orang nomor satu itu, pertama di Dusun Karang Subagan, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang selanjutnya beralih ke wilayah Desa Akar-akar kecamatan Bayan.

Satu persatu rumah yang dalam proses dan telah rampung dibangun dicek kondisinya oleh Bupati Najmul, untuk memastikan bangunan yang dibangun aplikator atau yang dikerjakan secara swakelola telah memenuhi kriteria atau tidak.

“Alhamdulillah rata-rata kami temukan sudah memuaskan dari desain dan bahan yang digunakan,”ungkap Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar.

Loading...

Bupati Najmul didampingi aparat Dusun, Desa Setempat, dan juga Kepala BPBD Lombok Utara Muhadi untuk turut menyaksikan proses pembangunan yang berjalan, dimana dilokasi dusun Kr.Subaga Daya, Desa Pemenang Barat ini kabarnya tercatat sebanyak 200 lebih rumah yang mulai dalam proses dibangun dan ada beberapa yang sudah tuntas, jenis rumah pun beragam ada jenis RIKA, RIKO dan juga RISBA.

“Kami juga melihat beberapa rumah yang sudah terbangun ditambahkan konsep bangunannya oleh pemilik rumah dengan biaya tambahan dari pemilik rumah, dan itu bagus jika memang ingin sesuai dengan selera,”bebernya.

Sementara, Kepala BPBD Lombok Utara dalam kesempatan yang sama mengingatkan kepada Pokmas yang telah memulai mendapat bantuan stimulan ini diharapkan juga pemilik rumah didalamnya untuk mengawasi para pekerja yang mengerjakan rumahnya, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Karena dalam proses pengerjaannya jelas telah diatur DED nya dan spek material yang digunakan sehingga itu perlu juga diawasi oleh pemilik rumah jika tidak sesuai dengan kesepakatan pemilik rumah bisa menolak

“Peran aktif masyarakat untuk mengawasi itu penting, jika tidak seusai konsep RTG dilaporkan saja,” tegas Muhadi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.