Bupati Tegaskan Tidak Ada Lagi Tempat Maksiat Di Bumi Lotim

2734
kali tampilan.

LOMBOKita – Bupati Lombok Timur, HM.Sukiman Azmy menegaskan kalau di Lombok Timur ini tidak ada lagi ditemukan tempat maksiat, sehingga semua lokasi yang dianggap sebagai tempat maksiat terus disisir untuk dilakukan penertiban.

” Saya tegaskan tidak ada ditemukan tempat maksiat di Bumi Lotim,” tegasnya kepada wartawan.

Ia mengatakan orang yang bernikmat ria di Lotim dengan melakukan perbuatan maksiat tersebut. Kemudian setelah mereka meninggalkan daerah ini, maka kita sabagai masyarakat Lotim yang menerima dampaknya dengan terjadi berbagai bencana yang menimpa.

” Terjadinya bencana di Lotim tentunya tidak terlepas dari terjadinya perbuatan maksiat,maka itu sebabkan tempat-tempat yang dianggap sebagai tempat maksiat harus ditertibkan,” ujarnya.

Loading...

Lebih lanjut mantan Dandim 1615 Lotim menambahkan pihaknya melakukan penutupan terhadap tiga cafe di kawasan Labuhan Haji karena ditemukan adanya miras dan tempat prostitusi terselubung didalamnya. Sehingga ijin yang diberikan disalahgunakan oleh pengelola cafe rersebut.

Maka tentunya pihaknya meminta kepada pemilik cafe untuk kembali mengajukan ijin baru dengan memperketat berbagai persyaratan didalamnya. Karena kalau para pengelola cafe itu tidak mengikuti aturan yang ada, maka pemerintah daerah bertindak tegas.

” Apa yang kami lakukan dalam rangka untuk menegakkan amar makruf nahi mungkar,”tandasnya.

Loading...

5 KOMENTAR

  1. Semoga maksiat dilotim segra punah, dg adanya program ini….. Bravo pak Bupati.,. Dan unsur Muspida, serta unsur Terkait……

  2. Ke pelosok juga pak bup,, terkadang miras menjamur di pelosok desa, dan juga masalah kecimol dan sejenisnya yang nilai budayanya sudah terkotori dengan perilaku menyimpng.🙏

  3. Harus tegas pak Bupati spy lotim aman dari bencana. Gunung rinjani juga pak bupati harus di perketat tdk sembarangan orang naik ke gunung rinjani

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.