Catat! Rangkaian Kegiatan Bau Nyale 2018

518
kali tampilan.
Rapat penentuan Bau Nyale oleh mangku empat penjuru mata angin di Open Stage Pantai Seger Lombok Tengah / foto: Japar/Humas

LOMBOKita – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah yang melibatkan pemangku empat penjuru mata angin telah menentapkan penanggalan pelaksanaan core event “Bau Nyale” tahun 2018.

Dalam rapat penentuan atau “Sangkep Warige” yang dihadiri Dispar Provinsi NTB, Disbudpar Lombok Tengah, Camat Pujut serta tokoh adat sepakat puncak Bau Nyale dilaksanakan 6-7 Maret 2018.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah, H. Lalu Moh. Putria, pelaksanaan core event Bau Nyale tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Rangkaian kegiatannya tidak berubah. Kalau pun ada yang berubah, mungkin penataan panggung dan tata letak sekitar lokasi,” kata Lalu Putria.

Beberapa rangkaian kegiatan yang disebutkan Lalu Putria, baik sebelum maupun setelah acara inti kegiatan tahunan itu antara lain, kegiatan seni budaya, kuliner dan olahraga, parade budaya, pemilihan Putri Mandalika, Festival Gendang Beleq, Presean, Cilokaq, lomba memasak ikan, bazar murah, bersih pantai, surving dan paralayang.

Ada lagi kegiatan yang menyedot minat masyarakat dunia, yakni volley pantai bertaraf internasional yang rencananya akan diadakan di pantai Kuta kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah.

“Sudah ada atlet dari 15 negara yang telah melakukan pendaftaran untuk pertandingan volley pantai ini,” kata Lalu Putria.


Berita lainnya:

Bau Nyale 2018 Digelar Awal Maret

Datu Siledendeng Yakin “Nyale” Banyak Keluar Tahun Ini

Demikian pula pada acara inti, yakni malam pesta Bau Nyale Hari Selasa tanggal 6 Maret, Datu Siledendeng ini menyebutkan tetap mengadakan pentas seni dan ritual Nede Rahayu Ayuning Jagat, pementasan kolosal legenda putri mandalika dan hiburan rakyat di pantai Seger.

Setelah pesta Bau Nyale, masih ada kegiatan lagi yang akan dilaksanakan yakni kegiatan bersih pantai, lomba selancaran, lomba memancing, betandak (lomba balas pantun) dan sebagainya. “Untuk pasnya, nanti setelah ada rapat koordinasi pemerintah daerah,” kata Putria.

H. Lalu Moh. Putria menegaskan, kegiatan yang dilaksanakan tahun 2017 lalu akan menjadi bahan evaluasi pelakanaan gawe rakyat tahun 2018 ini. “Kekurangan tahun kemarin akan kita evaluasi agar menjadi lebih baik pada tahun ini,” katanya.