Dewan Nilai Mutasi Kasek Di Lotim Bertentangan Dengan Permendikbud

313
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita – Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (F-Gerindra) DPRD Lombok Timur menilai mutasi Kepala Sekolah Tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lotim bertentangan dengan Peraturan Menteri Pendikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No.06 tahun 2018 pasal 12 yang mengatakan bahwa pengangkatan Kesek harus digunakan sistim periodik.

” Kami menilai kalau mutasi Kasek SD dan SMP yang dilakukan Dinas Dikbud Lotim tak sejalan dengan Permendikbud yang ada,” tegas Anggota Fraksi Gerindra DPRD Lotim, M.Yusri kepada wartawan di kantornya, Rabu (11/9).

Selain itu, menurut Yusri, tata kelola pendidikan di Lotim mengenai mutasi Kasek dianggap tidak prosudural dan terkesan tandesius. Pasalnya banyak diantara Kasek yang berprestasi masih tugasnya satu periode sudah dilengserkan atau diganti dengan yang lain.

Dimana dalam aturan yang ada untuk periode pertama empat tahun, sedangkan kalau berprestasi minimal dua tahun. Akan tapi justru ini menjabat satu atau dua tahun sudah diganti, meskipun memiliki prestasi sehingga ini menjadi pertanyaan kami.

Seperti di SDN 1 dan 3 Sikur, kemudian di SDN 1 dan 2 Kotaraja dan SDN 1 Montong Baan juga mengalami hal yang sama.Sedangkan pada sisi lainnya banyak posisi Kasek yang Pelaksana Tugas (Plt) dan kosong justru tidak diganti dan diisi, akan tapi malah yang sudah ada itu yang dilengserkan.

” Kami pertanyakan apakah Kadis dan Sekdis faham tidak terhadap aturan yang ada, jangan asal main mutasi atau ganti Kasek saja,” ujarnya.

Lebih lanjut Politisi Gerindra ini menambahkan padahal harusnya Dinas Dikbud Lotim mengacu pada permendikbud maupun beberapa dimensi yang ada seperti kompetensi kepribadian, wirausaha, supervisi dan sosial.Namun itu tidak dijalankan.

Bahkan dirinya menelpon Kepala Unit (Kanit) Dikbud Kecamatan Sikur guna mempertanyakan masalah ini. Akan tapi dari pihak Kanit justru tidak mengetahui permasalahan ini ibarat petir disiang hari, karena seharuskan diusulkan dari Kanit secara berjenjang, tapi justru langsung keatas.

” Kami bersuara ini karena ada yang melapor kepada kami mengenai masalah mutasi Kasek ini yang dinilai cacat prosudural,” ujarnya sambil dibenarkan Wakil Ketua DPRD Lotim, M. Badran Achsyid

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.