Di Jawa Timur, Jokowi Dapat Gelar Cak dan “Jancuk”

Jancuk yang dimaksud yakni Jantan, Cakap, Ulet, dan (memiliki) Komitmen

247
kali tampilan.
Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi). (Suara.com/Umay Saleh)

LOMBOKita – Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo mendapat sebutan Cak Jokowidari pendukung yang tergabung dalam Forum Alumni Jatim #01. Hal itu disampaikan pembawa acara dalam deklarasi Forum Alumni Jatim #01.

Salah satu pembawa acara Forum Alumni Jatim #01 mengatakan sebutan Cak terhadap Jokowi memiliki arti yakni cakap, agamis, dan kreatif.

“Mengapa disebut cak, karena cak adalah cakap, agamis dan kreatif, itulah Cak Jokowi,” kata salah satu pembawa acara di Tugu Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (2/2/2019) dilansir dari suara.com (media jaringan Lombokita.com).

Pembawa acara tersebut kembali memberikan sebutan lain kepada Jokowi, yakni Jancuk . Namun ‘jancuk’ kata dia, bukan berarti perkataan umpatan. Jancuk yang dimaksud yakni “jantan, cakap, ulet, dan (memiliki) komitmen”.

Loading...

“Kalau sudah caknya, maka ndak komplit kalau tidak ada jancuknya. Maka Jokowi adalah jancuk. Apa itu jancuk? Jantan cakap, ulet, dan komitmen, saudara-saudara,” kata dia.

Jancuk sendiri normalnya digunakan sebagai umpatan pada saat emosi meledak, marah, atau untuk membenci dan mengumpat seseorang.

Ketua Panitia Pelaksana Forum Alumni Jatim #01 Ermawan menuturkan pihaknya juga akan membentuk tim blusukan untuk menyebarkan program yang dihasilkan pemerintahan Presiden Jokowi.

“Forum Alumni Jatim ini akan bentuk Tim Blusukan yang akan membuat program untuk terjun ke masyarakat terkecil baik di kampung, kota untuk bisa menyebarkan program yang telah dihasilkan oleh pemerintah Presiden Jokowi,” kata dia.

“Kami siap turun ke lapangan mengetuk pintu demi pintu, Jadi tim blusukan (ini) untuk pemenangan dan dukungan kepada bapak Presiden Jokowi untuk kejayaan Indonesia,” Ermawan menambahkan.

Selanjutnya Forum Alumni Jatim #01 membacakan deklarasi dukungan terhadap Jokowi dan Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 .

Terkait dukungan tersebut, Jokowi menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dari alumni perguruaan tinggi serta alumni SMA daan SMK di Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Jokowi menyebut tidak mudah mengelola sebuah negara. Sebab, hal tersebut butuh pengalaman seorang pemimpin.

‎”Negara ini negara besar, kelola negara itu tidak gampang. Diperlukan pengalaman terlebih dalam memerintah sebuah negara yang besar,” kata Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi meminta para alumni perguruan tinggi dan alumni sekolah SMA/SMK bergerak door to door dari desa ke desa menyampaikan mana yang benar, mana yang salah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.