Di Medsos, Independensi KPU Lotim Dipertanyakan

132
kali tampilan.

LOMBOKita – Independensi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Timur sebagai penyelenggara pemilihan Gubenur / Wakil Gubenur NTB, Bupati dan Wakil Bupati dalam Pilkada 2018 Disoal. Bahkan menjadi pembicaraan hangat di media sosial.

Diketahui, KPU Lotim telah melaksanakan rapat pleno rekapitulasi hasil Pilgub dan Pilbup Lotim, mulai dari tingkat PPK sampai kabupaten

Salah seorang pengguna facebook yang diduga milik anggota komisioner KPU Lotim dalam akun pribadinya atas nama Zin membuat tulisan yang berbunyi ,”pleno rekapitulasi hasil perhitungan suara pada pemilihan Gubenur dan Wakil Gubenur NTB serta Bupati dan wakil Bupati ‎Lotim 2018. Terima kasih atas kerjasama yang baik dari semua pihak.Allaaaahuakbar”.

Status itu juga disertai dengan foto proses kegiatan rapat pleno rekapitulasi dan foto bersama antara komisioner KPU Lotim dengan komisioner Panwaslu Lotim.

Atas adanya status tersebut, langsung mendapatkan beragam tanggapan hingga ucapan selamat dan sukses atas terselenggaranya proses pilkada serentak tanggal 27 Juni 2018 lalu atas komentar tersebut.

Namun ada yang mengomentari postingan tersebut, akun pengguna atas nama Shall-mee membuat komentar menohok yang berbunyi,” Terus yang oknum komisioner KPU yang ikut2an berikan ucapan selamat padahal masih hanya hasil quick count tetap diproses nggak sama panwaslu?.

Kemudian Shall-mee melanjutkan komentarnya,” karena pemberitaan itu membuat kami meragukan indepedensi KPU sebagai penyelenggara,”.

Komentar Shall-me itu tidak memberikan tanggapan atau jawaban dari pemilik status hingga berita ini publish.

Sementara  itu, oknum komisioner KPU Lotim yang diduga pemilik akun itu belum memberikan tanggapan apapun meski telah berusaha dihubungi.

Di tempat terpisah Kordiv Hukum, Pelanggaran dan Penindakan (HPP) Panwaslu Lotim, Sahnam menegaskan pihaknya tetap tegas dalam menjalankan aturan dengan tidak tembang pilih. Termasuk diantaranya kasus yang menimpa oknum anggota komisioner KPU Lotim yang berkasnya sudah lengkap untuk dibawa ke DKPP Lotim.

” Panwaslu tidak pandang bulu kalau bersalah tentu ditindak sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada,” paparnya.