Dilaksanakan di Lombok, MNEK akan Diramaikan Praje Besunat

366
kali tampilan.
Praje besunat di Lombok/ foto: lombok mirah sasak adie

LOMBOKita – Dinas Pariwisata Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, akan menampilkan “praje besunat” dalam kegiatan parade budaya yang akan dilaksanakan dalam rangka menyambut kegiatan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2018.

“Parade budaya dalam rangka MNEK dijadawalkan pada tanggal 5 Mei 2018,” kata Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Mataram H Lalu Abdul Hamid di Mataram, Kamis.

Ia mengatakan, “peraje besunat” tersebut dipilih untuk ditampilkan dalam kegiatan parade MNEK karena menjadi salah satu budaya dan tradisi suku Sasak di Kota Mataram yang tidak ada di daerah lain.

“Praje” atau arak-arakan, katanya, mengusung anak laki-laki yang sudah selesai dikhitan (disunat), namun dalam perkembangannya yang naik arak-arakan itu kini tidak hanya anak-anak laki, tetapi ada juga anak perempuan yang ikut perpartisipasi.

“Praje besunat” nantinya akan menjadi bagian dari parade budaya yang ditampilkan oleh barisan dari Provinsi NTB, bersama dengan kabupaten/kota lainnya, termasuk dari luar daerah dan sejumlah negara peserta MNEK 2018 yang akan berpartisipasi.

“Diperkirakan peserta parade budaya akan mencapai lebih dari 1.000 orang,” ujarnya.

Selain akan menampilkan “praje besunat”, Dinas Pariwisata Kota Mataram juga bertanggung jawab mengisi sejumlah pagelaran kesenian dan budaya selama kegiatan MENK berlangsung yakni mulai tanggal 3-9 Mei 2018.

Menurut Hamid, beberapa kesenian yang akan ditampilkan dalam pagelaran di lokasi acara yakni Stadion Malomba dan Sangkareang pada malam harinya adalah berbagai tari-tarian dan kesenian khas pulau seribu masjid.

Tarian dan kesenian khas yang dimaksudkan itu antara lain, kesenian “rudat”, “gendang beleq”, tarian Putri Mandalika, dan sejumlah kesenian religis bahkan kesenian modern akan ditampilkan untuk menghibur peserta MNEK sekaligus pengunjung dan warga kota.

“Untuk menyukseskan kegiatan MENK 2018, saat ini tim kesenian yang akan ditampilkan sedang melakukan latihan dan pemantapan agar bisa memberikan penampilan maksimal,” katanya.

MNEK 2018 merupakan kegiatan bidang kemaritiman yang diprediksi diikuti lebih 5.000 orang tentara serta menghadirkan 60 kapal perang dari 50 negara.

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here