DPRD Lotim Temukan Ratusan Tenaga Honda Titipan

1476
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita – Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur menemukan sebanyak 800 orang tenaga honda baru titipan, sedangkan tenaga honda yang berada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebanyak 2900 orang, diluar tenaga honda yang ada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) dan Kesehatan Lotim. 

Sementara kalau ditotal keseluruhannya jumlah tenaga honda di Lotim yang lama dan baru diperkirakan mencapai kurang lebih sebanyak 6000 orang. Maka ini menjadi persoalan yang harus diselesaikan oleh pemerintah daerah Lotim.  

Demikian ditegaskan Anggota DPRD Lotim, HL. Hasan Rahman kepada wartawan di Selong, Selasa (2/7). ” Ditemukan sebanyak 800 orang tenaga honda titipan yang tentunya ini menjadi masalah bagi tenaga honda lainnya,” tegasnya.

Ia menjelaskan adanya tenaga honda titipan tersebut ditemukan berdasarkan penjelasan dari Badan Kepegewaian Sumber Daya Manusia (BKSDM)  Lotim. Dengan ditempatkan di sejumlah OPD yang ada di Lotim.

Maka ini tentunya menjadi bumerang bagi pemerintah daerah kedepannya, kalau permasalahan tenaga honda tidak diselesaikan secepatnya. Belum lagi tenaga honda di dinas Kesehatan dan pendidikan.

Loading...

“Kalau masalah tenaga honda ini tidak diselesaikan dengan cepat oleh Bupati, maka tentunya akan menjadi bumerang bagi pemda Lotim, bahkan tidak menutup kemungkinan tenaga honda yang merasa dipermainkan akan memberontak nantinya,”ujarnya.

Lebih lanjut Politisi Golkar Lotim menambahkan untuk anggaran tenaga honda yang jumlahnya sebanyak 2900 orang dibutuhkan anggaran APBD untuk menggaji pertahun sebesar Rp 20 Milyar,sedangkan tenaga honda titipan sebanyak 800 orang dibutuhkan anggaran sebesar sekitar 12 Milyar pertahunnya.

Belum lagi dengan anggaran untuk gaji tenaga honda diluar Kesehatan dan Pendidikan.” Kami akan lihat nantinya seperti apa anggaran tenaga honda di APBD perubahan tahun 2019 dan APBD induk tahun 2020 mendatang nantinya,” tandasnya.

” Harusnya Bupati dalam merekrut tenaga honda yang baru melihat kebutuhan dan beban kerja yang ada,dengan tidak asal main angkat yang tentunya akan menjadi permasalahan seperti saat ini,” tandas HL. Hasan Rahman.

5 KOMENTAR

  1. Membaca berita ini sungguh memilukan bagaimana tdk… Yang jadi pertanyaan tenaga honda yg lama dan berpuluh tahun mengabdi terabaikan…
    Mohon pemerintah agak ketat dalam hal ini, utamakan yg telah mengabdi lama dan terbukti benar keberadaannya.

  2. Kalau Bisa Tenaga Kontrak yang sudah lama di tambahin sedikit honornya apalagi tenaga yang cuma tamatan SMA sudah lumayan lama mengabdi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.