Logo KNPI

LOMBOKita – Keberadaan pengurus DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Lombok Timur kubu Taufik Hidayat yang ditengarai mendukung salah satu pasangan calon kepala daerah dianggap membahayakan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di daerah itu.

Sebab, KNPI merupakan organisasi kepemudaan, bukan organisasi politik atau underbow partai politik

“Sikap DPD KNPI Lotim untuk mendukung Paslon tertentu sangat fatal dan membahayakan bagi organisasi kepemudaan,” tegas Ketua Wilayah Pemuda NW NTB, Zainul Fahmi dihubungi dari Selong, Rabu (7/2/2018).

Zainul Fahmi bahkan menganggap, pengurus DPD KNPI Lombok Timur kubu Taufik Hidayat tidak memahami KNPI sebagai wadah perhimpunan seluruh OKP yang ada di Lotim.

“KNPI itu wadah berhimpun semua OKP, bukan wadah politik untuk kemudian mengambil keputusan mendukung salah satu paslon kepala daerah,” tambah Fahmi.

Karena itu, Zainul Fahmi meminta Bakesbangpoldagri segera meninjau Surat Keterangan Terdaftar (SKT) di tingkat Kabupaten dan segera mencabut SKT itu.

Menurutnya, persoalan tersebut tidak bisa dianggap remeh, dan dampaknya akan merusak semangat untuk berhimpun dan berkontribusi bagi OKP di daerah Patuh Karya itu.

“Kalau dukungan secara pribadi boleh saja dan itu hak masing-masing, akan tapi kalau sudah membawa nama organisasi KNPI, itu namanya sudah merusak,” tegas Fahmi.

Sementara Sekretaris DPD KNPI Lombok Timur kubu dr. H. Akmal, Marsoan Bin Wahab menegaskan KNPI secara organisasi tidak boleh memberikan dukungan politik kepada salah satu paslon yang maju dalam Pilkada.

Jika pengurus mendukung salah satu pasangan calon dengan membawa nama lembaga KNPI, akan dapat merusak marwah KNPI sebagai tempat berhimpunnya organisasi kepemudaan.

“KNPI itu bukan organisasi politik, tetapi organisasi kepemudaan yang tugasnya mengurus kepemudaan. Namun kalau dukungan secara pribadi tidak masalah karena hak masing-masing,” tegasnya.

Terpisah, Ketua DPD KNPI Lotim, Taufik Hidayat menegaskan pihaknya telah komit mendukung salah satu pasangan calon bupati dan wakil Bupati LombokT Timur pada pilkada serentak mendatang.

Dukungan itu, katanya, berdasarkan hasil rapat pengurus KNPI karena paslon yang didukung itu dianggap komit memperjuangkan isu-isu kepemudaan.

“Dasar keputusan kami mendukung Paslon adalah karena komitmen untuk masalah isu pemuda di Lotim,” tegas Taufik Hidayat.

Taufik menjelaskan pihaknya tidak melanggar aturan dalam AD dan ART organisasi. “Silakan cek dalam bab, pasal dan ayat berapa dalam AD dan ART yang kami langgar,” pungkas Taufik Hidayat.

Komentar Anda