Enam Kecamatan di Lotim Zona Merah Covid-19

20632
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita – Berdasarkan rilis data yang dikeluarkan Tim Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 pada 19 April 2020, enam kecamatan di Lombok Timur (Lotim) masuk zona merah penyebaran virus corona.

Sebelumnya, daerah Patuh Karya itu sebelumnya memiliki tiga kecamatan zona merah. Keenam kecamatan yang masuk “red zone” tersebut adalah Kecamatan Selong, Aikmel, Pringgesela, Terara, Labuhan Haji dan Jerowaru. 

‎Juru Bicara Tim Gugus penanganan percepatan covid-19 Lotim, Dr. H. Fathurrahman menjelaskan, penambahan wilayah zona merah itu berdasarkan adanya warga yang dinyatakan positif terpapar virus corona sesuai hasil swab.

Zeinta Tour and Travel - Solusi Ke Baitullah
Zeinta Tour and Travel
Data kecamatan yang warganya positif corona yaitu Kecamatan Aikmel sebanyak empat orang, Pringgesela tiga orang, Terara satu orang, Jerowaru dua orang, Labuhan Haji dua orang dan kecamatan Selong sebanyak satu orang.

“Hingga saat ini jumlah warga Lotim yang positif Corona sebanyak 13 orang, empat orang dinyatakan telah sehat, dan Sembilan orang dalam perawatan intensif di RSUD dr. R. Soedjono Selong dan RSUP NTB,” ucapnya.
‎‎
Untuk warga yang masuk katagori perjalanan tanpa gejala sebanyak 11.880 orang, selesai isolasi sebanyak 8.159 orang dan masih isolasi sebanyak 3.721 orang.

Loading...

Sedangkan Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 384 orang, dalam pemantauan sebanyak 127 orang dan masih dalam pemantauan sebanyak 257 orang.

Begitu juga dengan yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 1.524 orang, yang jalani isolasi mandiri sebanyak 1.479 orang dan yang diisolasi di Rusunawa Labuhan Lombok sebanyak 45 orang.

“Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 60 orang,,” katanya.

Dari jumlah 60 orang tersebut, 53 orang dirawat di RSUD dr. R. Soedjono Selong dan RSUP NTB, tujuh orang dirawat di Rusunawa Labuhan Lombok dan berstatus ringan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.