Erica Majdi dan Sitti Rohmi Terima penghargaan dari Jokowi

Anugerah dari Presiden Jokowi sangat istimewa bagi keluarga Tuan Guru Bajang (TGB)

180
kali tampilan.

LOMBOKita – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Erica Zainul Majdi dan Sitti Rohmi Djalilah menyampaikan terima kasih atas penghargaan Satya Lencana Wira Karya yang dianugerahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada warga sipil yang sangat berjasa dan berbakti kepada bangsa dan negara.

“Alhamdulillah, ini sebuah penghargaan yang luar biasa dari Presiden Joko Widodo, bagi kami sebagai warga sipil. Terima kasih atas anugerah Satya Lencana Wira Karya yang diberikan kepada saya, karena dinilai telah menginisiasi dan berdedikasi tinggi tiada henti dalam menggerakkan PKK untuk memperjuangkan Pendewasaan Usia Pernikahan. Ini benar-benar telah menginspirasi Indonesia,” kata Erica, yang merupakan istri dari Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi di Jakarta, pada Senin (9/7).

Erica menambahkan anugerah dari Presiden Jokowi sangat istimewa bagi keluarga Tuan Guru Bajang. Kakak dari TGB, yaitu Sitti Rohmi Djalilah juga mendapatkan anugerah Satya Lencana Wira Karya untuk pemberdayaan perempuan dan kependudukan.

“Kami sekeluarga sangat menghargai dan berterima kasih atas anugerah yang diberikan Presiden Jokowi. Bahkan, sebelumnya Presiden Jokowi memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada kakeknya TG, Tuan Guru KH M Zainuddin Abdul Madjid,” jelas Erica.

Menurut Erica, penghargaan dari Pak Jokowi menjadi bukti nyata kepedulian dan keberpihakan Kepala Negara pada perempuan dan anak serta pembangunan kualitas manusia Indonesia. Apresiasi Presiden ini sudah pasti menjadi semangat bagi seluruh kader-kader PKK bukan hanya di NTB, tetapi juga di seluruh Indonesia dalam melaksanakan program-program KKBPK.

Erica menjelaskan tanda penghargaan Satya Lencana Wira ini dikeluarkan dan diberikan kepada warga negara Indonesia yang sangat berjasa dan berbakti kepada bangsa dan negara tersebut, diserahkan oleh Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, pada acara “Temu Prestasi KKBPK” di Gedung Graha Gubernuran Bumi Beringin, Manado, Sulawesi Utara, akhir pekan lalu.

Temu Prestasi KKBPK adalah rangkaian dari kegiatan Peringatan Hari Keluarga Nasional XXV yang tahun ini mengangkat tema “Hari Kita Semua – Cinta Keluarga, Cinta Terencana

PKK NTB yang dinakhodai Erica, adalah pencetus lahirnya program Pendewasaan Usia Pernikahan (PUP), menyusul keprihatinan yang mendalam atas tingginya angka pernikahan usia anak-anak. Perjuangan itu diawali dengan mendorong Pemerintah Provinsi NTB untuk menerbitkan peraturan khusus terkait PUP. Atas desakan itu, Gubernur NTB TGB Zainul Majdi kemudian menerbitkan Surat Edaran Nomor 150/1138/Kum tentang PUP yang merekomendasikan usia pernikahan untuk laki-laki dan perempuan minimal 21 tahun. Sebelumnya, hanya 16 tahun untuk perempuan, dan 18 tahun untuk laki-laki. Surat edaran ini diterbitkan untuk mendorong seluruh satuan kerja perangkat daerah serta bupati/wali kota se-NTB melaksanakan program PUP sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak di NTB, yang telah ikut bekerja keras dalam menyukseskan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga. Mudah-mudahan program ini bisa terus berlanjut dan mencapai sasaran, meskipun saya sudah tidak lagi menjalankan amanat saya sebagai ketua TP PKK NTB, “ ujar Erica.

Menurut Erica, Direktur Hubungan Antar Lembaga BKKBN, Ari Gudadi bersama Ketua Tim Penilai Gelar Kehormatan Satya Lencana Wira Karya, Letkol Sandi, juga meminta agar sebagai Ketua PKK NTB dapat ikut mensosialisasikan ke seluruh Indonesia.

“Tim penilai telah meminta kesediaan saya bersama BKKBN untuk berkeliling Indonesia dalam berbagi gagasan dan pengalaman mengenai ikhtiar Pendewasaan Usia Pernikahan di NTB. Sebab, pernikahan dini, bukan hanya menjadi akar dari berbagai masalah sosial di NTB semata. Melainkan juga masalah bagi daerah lain di seluruh Indonesia.

Selain Erica, pada acara itu, Presiden Jokowi juga memberikan penghargaan yang sama kepada kakak kandung Gubernur NTB, yaitu Sitti Rohmi Djalilah. Sitti dinilai sangat peduli dan aktif dalam progam pemberdayaan perempuan dan kependudukan, melalui kiprahnya sebagai pimpinan Muslimat Nahdlatul Wathan. Pada September mendatang, Sitti akan dilantik sebagai Wakil Gubernur NTB, periode 2018 – 2023.

“Kakak Tuan Guru, Rohmi juga aktif sebagai Rektor Universitas Hamzanwadi & Ketua Pembina Yayasan Instutitur Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP). Alhamdulillah baru saja terpilih sebagai Wakil Gubernur NTB, berpasangan dengan Zulkiflimansyah dalam Pilkada tahun ini dan baru ditetapkan oleh KPU kemarin,” tambahnya.

Melalui penghargaan ini, Erica berharap, sosialisasi program pendewasaan usia pernikahan dapat terus ditingkatkan dan digalakkan, guna membangun keluarga NTB dan keluarga Indonesia yang bahagia dan sejahtera.