Fahri Hamzah: Poros Tengah Berpeluang Muncul di Pilpres, Jika…

87
kali tampilan.
Fahri Hamzah

LOMBOKita – Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah menyebutkan poros ketiga berpeluang muncul pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 karena dianggap menjadi jalan tengah dari kehadiran dua kubu saat ini, yakni kubu Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto.

Hal tersebut bisa terjadi apabila Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan presidential threshold (Pres-T).

Fahri menyatakan kondisi saat ini mirip dengan yang terjadi beberapa tahun lalu, yakni kelompok kecil yang muncul bisa
mengonsolidasikan kelompok besar, karena saat itu dianggap ada konflik yang besar antara kubu Habibie dengan Megawati Soekarnoputri. Kondisi saat ini antara kubu Jokowi dengan Prabowo.

“Pak Prabowo pernah dirayu berkali-kali disuruh menjadi wakilnya Pak Jokowi, tidak mau, akhirnya tetap menjadi dua sudut yang keras sekali. Maka, kelompok tengah itu bisa menang. Itu dugaan saya,” ujar Fahri di gedung DPR, Jakarta, Jumat (13/7).

Menurutnya, poros tengah yang dimaksud akan terbentuk sekitar 9 atau 10 Agustus 2018, bersamaan dengan masa akhir pendaftaran calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). Poros tengah itu kemungkinan besar terbentuk karena Partai Demokrat dan PKB hingga saat ini belum menentukan sikap, apakah bergabung ke kubu Jokowi atau Prabowo.

“Apabila presidential threshold masih 20 persen, maka kemungkinan akan hal itu bisa terjadi. Bahkan, jika MK memutuskan presidential threshold menjadi nol persen, maka akan lebih cepat (muncul poros ketiga atau lebih, Red), karena orang lebih mudah dengan partai yang mempunyai paket calon sendiri. Saya kira itu yang akan terjadi. Jadi, ya ini pertempuran akan menegangkan,” katanya.