FRB Nilai Kabag Umum Setwan Lotim Ceroboh

400
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita –  Forum Rakyat Bersatu Lombok Timur menilai kalau tindakan oknum Kabag Umum Setwan DPRD Lombok Timur ceroboh. Dengan memerintahkan kepada Kasubag Kepegawaiannya untuk memberikan SK Honda kepada oknum Timses yang datang ke kantor DPRD Lotim untuk mencabut SK honda yang telah diserahkan ke OPD. Dengan alasan untuk pembinaan.

” Kami menilai kalau oknum Kabag Umum Setwan DPRD Lotim ceroboh,bahkan sama artinya tidak memahami aturan administrasi pemerintahan yang ada, kok beraninya memerintahkan Kasubagnya memberikan SK Honda kepada oknum Timses,” kata Ketua FRB Lotim, Eko Rahardi di Selong, Minggu (26/5).

Selain itu, lanjutnya, Oknum Kabag Umum tersebut juga dinilai telah melangkahi Setwan DPRD Lotim. Karena seharusnya sebelum memerintahkan Kasubag Kepegawainnya untuk memberikan SK honda kepada oknum timses tersebut. Hendaknya harus melakukan koordinasi dengan Setwannya selaku pimpinan tertinggi OPD di tempat tersebut.

Karena biar bagaimanapun juga yang akan bertanggungjawab kalau terjadi masalah nantinya adalah Setwan DPRD Lotim. Namun kelihatannya oknum Kabag Umum tersebut, tidak melakukan seperti itu. Akan tetapi justru dinilai mengambil kebijakan sendiri terhadap persoalan itu.

” Setelah muncul di media massa masalah itu baru oknum Kabag Umum Setwan bingung, tapi yang jelas apa yang dilakukan oknum Kabag Umum dianggap telah melangkahi wewenang Setwan DPRD Lotim,” ujarnya.

Loading...

” Yang menjadi pertanyaan kita sekarang apakah oknum Kabag Umum Setwan tersebut merangkap menjadi Setwan ataukah tidak, dengan berani memberikan SK Honda kepada oknum timses tersebut,” kata Eko penuh tanda tanya.

Lebih lanjut Eko Rahardi menambahkan begitu juga oknum Timses tersebut harusnya tahu diri, dengan tidak ikut terlalu jauh untuk melakukan interpensi terhadap tatanan administrasi pemerintahan di Lotim. Karena itu akan menjadi bumerang bagi pemerintah dibawah kepemimpinan Bupati, HM.Sukiman Azmy dan Wakil Bupati, H.Rumaksi SJ.

Namun hendaknya oknum Timses tersebut hendaknya berada di luar ring pemerintahan, dengan membantu Bupati dan Wakil Bupati Lotim bersama dengan para pembantunya yang duduk di OPD dalam rangka untuk menjalankan program visi dan misinya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lotim.

” Yang benar itu oknum timses membantu pemerintahan saat ini untuk menjalankan program-program pembangunan untuk masyarakat Lotim, bukan malah ikut masuk dalam ranah pengambil kebijakan yang selama ini seperti yang kami lihat sekarang ini,” tandas Ketua FRB Lotim yang juga berprofesi sebagai Advokad ini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.