Gabungan Mahasiswa di Makasar Serukan 2019 Ganti Presiden

114
kali tampilan.

LOMBOKita – Mahasiswa di Makassar yang tergabung dalam Kesatuan Aktivis Mahasiswa Republik Indonesia (Kamri) demontrasi di Jalan Alauddin, Makassar, depan kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh), Kamis (26/7). Massa menolak kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Makassar, sekaligus menyerukan ganti presiden 2019.

Sebelumnya, banyak beredar poster mengenai agenda kedatangan Jokowi di Makassar mengikuti kegiatan jalan sehat sahabat rakyat yang akan berlangsung Minggu (29/7), berawal dari rumah jabatan Gubernur Sulsel dan berakhir di lapangan Karebosi.

Amri Amrullah, salah seorang orator dalam orasinya mengatakan, Jokowi bakal datang ke Makassar hanya untuk hadiri kegiatan jalan sehat.

“Joko Widodo akan datang lagi ke Makassar, kali ini hanya untuk jalan sehat. Kesannya jalan-jalan saja padahal di lain sisi kondisi bangsa kita khususnya kondisi ekonomi sedang tidak menentu. Ini alasan kami kembali turun ke jalan bahwa kami tolak Joko Widodo dan ganti presiden 2019,” seru Amri Amrullah.

Beberapa hal diungkapnya mengapa mereka menolak Jokowi, dan tidak menginginkan kembali memimpin bangsa ini antara lain karena banjirnya tenaga kerja asing dan penjualan aset-aset negara.

Aksi yang digelar di tengah jalan ini mengakibatkan arus lalu lintas terganggu. Arus jadi melambat karena mahasiswa berunjuk rasa dengan menggunakan mobil kontainer yang dipaksa berhenti dan menjadikannya panggung orasi.

Kurang lebih satu jam berlangsung, aksi kemudian bubar dan arus lalu lintas di Jalan Alauddin, penghubung Kabupaten Gowa dan Kota Makassar kembali normal. [co

1 KOMENTAR

Comments are closed.