Ilustrasi catatan gempa

LOMBOKita – Gempa bumi 3,8 pada skala Richter mengguncang Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Rabu, pukul 19.23 WITA, namun tidak berpotensi tsunami.

Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa pusat gempa bumi tersebut di darat pada koordinat 8,49 lintang selatan dan 116,07 bujur timur.

“Tepatnya pada jarak sekitar 10 kilometer arah barat laut Mataram, Ibu Kota NTB dengan kedalaman 10 km,” kata Kepala Stasiun Geofisika Mataram Agus Riyanto.

Peta tingkat guncangan BMKG menunjukkan, dampak gempa bumi tersebut menimbulkan guncangan di Lombok Utara II skala intensitas gempa (SIG) BMKG, atau III modified mercalli intensity (MMI). Sedangkan di Mataram I SIG-BMKG atau II MMI.

Hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan atau korban akibat gempa bumi

Agus menjelaskan gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi “intraplate” dengan hiposenter dangkal akibat aktivitas sesar lokal. “Hasil pemodelan yang dilakukan BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” ujarnya.

Kepada warga di wilayah Lombok Utara l, dan sekitarnya diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.