Gerindra Menyesalkan Ratna Sarumpaet Membohongi Partai, Termasuk Calon Presiden Prabowo

Ratna Sarumpaet hari ini mengakui tidak dianiaya, tetapi menjalani bedah plastik.

109
kali tampilan.
Ratna Sarumpaet, memberikan keterangan kepada media
Ekspresi Ratna Sarumpaet, memberikan keterangan kepada media terkait pemberitaan penganiayaan terhadap dirinya di kediaman Ratna Sarumpaet, di Jakarta, Rabu (3/10). Foto: Republika/Iman Firmansyah

LOMBOKita – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Andre Rosiade menyesalkan sikap aktivis perempuan, Ratna Sarumpaet, yang sudah membohongi pihaknya, termasuk kepada calon presiden Prabowo Subianto (Prabowo). Menurutnya, pihaknya tidak menyangka yang bersangkutan tega membuat cerita bohong terkait kasus penganiayaan yang ternyata hoaks.

“Kita tidak sangat menyangka, Prabowo kan orang yang berprasangka baik ke semua orang, sama Mbak Ratna, mendengarkan informasi bahwa ada orang tua berumur 70 tahun yang menjadi korban kekerasan, lalu beliau temui mendengar sendiri cerita itu,” kata Andre menjelaskan dengan nada sedih saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (3/10).

Apalagi, lanjut Andre, cerita yang dibangun oleh Ratna Sarumpaet sangat menyedihkan dan tentu Prabowo sebagai mantan prajurit turut prihatin. Karena, salah satu klausul prajurit adalah membela perempuan dan anak-anak. Maka, tidak heran apabila Prabowo terketuk hatinya dan akhirnya tampil membela Ratna.

“Tapi, itulah kebaikan Prabowo yang selalu berprasangka baik ternyata dimanfaatkan orang. Jadi, kebaikan Pak Prabowo, ternyata itulah kelemahannya,” ujar Andre menerangkan.

Andre mengatakan, setelah Pak Prabowo mendengarkan cerita dari Ratna, langsung meminta pihak kepolisian turun tangan. Bahkan, Prabowo juga membelanya secara tulus karena mendengar ada penganiayaan.

Sayangnya, cerita yang disampaikan oleh Ratna kepada Ketua Umum Partai Gerindra juga beberapa tokoh yang hadir, salah satunya Amien Rais, adalah narasi hoaks.

“Mau diapain lagi. Faktanya seperti itu, jadi intinya Pak Prabowo berprasangka baik sama Mbak Ratna, Pak Prabowo membela Mbak Ratna, membela secara tulus karena mendengar ada penganiayaan, ternyata yang dibangun narasi hoaks itu kan di luar kendali kita,” katanya mengeluh.

Baca juga: Ratna Sarumpaet Minta Maaf Telah Bohongi Sejumlah Tokokh Politik

Andre melanjutkan, tidak hanya sekali prasangka baik Prabowo dibalas dengan sikap yang tidak menyenangkan. Andre menceritakan, Prabowo juga berprasangka baik kepada Joko Widodo yang kini menjadi lawannya di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, dan juga kepada mantan gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), tapi justru menusuk Prabowo.

“Sekali lagi ini di luar kuasa kita, ternyata Mbak Ratna membangun cerita kebohongan,” ujarnya menambahkan.

Kemudian, mengenai motif Ratna Sarumpaet melakukan pembohongan kepada pihaknya, terutama kepada publik, Andre mengaku belum mengetahuinya. Menurut Andre, masih proses pendalaman mengapa Ratna berbohong.

“Kan dia baru minta maaf, sabarlah. Kita juga bingung, apakah Mbak Ratna dilobi orang untuk berbohong atau apa kita belum tahu. Itu di luar kuasa kita, bukan hanya Pak Prabowo, Pak Amien juga dibohongi,” kata Andre.

Sebelumnya, Ratna mengakui, dia tidak mengalami penganiayaan seperti kabar yang beredar. Ratna mengaku, lebam di wajahnya bukan karena dikeroyok, tapi murni akibat menjalani operasi plastik.

Kebohongan diciptakannya untuk memberi alasan kepada anaknya yang menanyakan perihal wajahnya yang lebam. Ratna berharap apa yang disampaikannya bisa menyanggah kabar yang mengatakan jika dia menjadi korban penganiayaan.

“Betul saya ada di dokter hari itu, dan saat saya dijadwalkan pulang, lebam-lebam di wajah saya masih ada. Saya pulang membutuhkan alasan kepada anak saya dan saya jawab dikeroyok,” ucap Ratna saat jumpa pers dengan media.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.