Goers siap Fasilitasi E-ticketing Desa Wisata di NTB

112
kali tampilan.

LOMBOKita – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat beketja sama dengan kementerian PDT akhirnya meresmikan 99 desa wisata. Yang mana pada desa wisata tersebut tersedia berbagai kuliner, kerajinan tangan maupun kesenian khas NTB.

Untuk mengunjungi desa wisata tersebut tentunya ada tiket masuk, selain bisa membayar di lokasi ada juga cara termudah yaitu dengan menggunakan aplikasi Goers untuk mempermudah pemesanan tiket.

Aplikasi Goers dikhususkan untuk paket pariwisata, pemesanan tiket event, film, tempat atraksi dan hiburan lainnya.

Loading...

Aplikasi tersebut telah tersedia di Google Play Store atau Di App Store. Dan hari ini aplikasi ini dikenalkan secara langsug pada acara peluncuran desa wisata di Hotel Lombok Raya, Kota Mataram. Hadir dalam peresmian tersebut Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi.

Direktur Operasi (COO) Goers, Niki Tsuraya Yaumi, mengatakan sebagai proyek percontohan telah terdaftar dua desa wisata di Goers. Desa tersebut yakni Desa Sesaot Lombok Barat dan Desa Ende Lombok Tengah.

“Kami dan juga partisipasi bersama Kementerian Desa PDTT untuk mendukung program e-ticketing desa wisata. Kami sudah melakukan pilot projects beberapa desa wisata,” ujarnya.

Melalui aplikasi tersebut, pencatatan pengunjung dapat dilakukan di tempat dan semua laporan dapat diakses secara real timeoleh pemerintah pusat.

Niki menjelaskan, jika telah mengunjungi desa wisata tersebut, pengunjung akan melakukan registrasi di lokasi, sehingga dapat mengetahui secara jelas jumlah kunjungan maupun total pembelian tiket yang diterima desa wisata tersebut.

“Sehingga dengan ini menjadi laporan komperhensif bagi kepala desa, pemerintah daerah maupun pemerintah pusat di kementerian,” ucapnya.

Aplikasi tersebut telah diinput 25 kota di Indonesia, yang tentunya memiliki destinasi wisata dan hiburan lainnya. Ke depannya, semua desa wisata di NTB akan ditambahkan pada aplikasi tersebut.

Tentunya, dengan aplikasi ini bisa mempermudah calon pengunjung sebelum mengunjungi desa wisata, akan diperkenalkan dahulu keunikan desa wisata melalui aplikasi.

“Dahulu mekanisme melalui buku, kini secara digital dan bisa diakses secara real time.Sudah banyak desa wisata tercover internet. Jika belum akan dikoordinasikan dengan Kominfo,” paparnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.