Gubernur NTB Ingatkan Pejabat Tanggapi Kritik dengan Cerdas

TGB: Jangan "Berbalas Pantun"

138
kali tampilan.
Dari Kiri: Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, Gubernur NTB TGH M. zainul Majdi, dan Sekda Provinsi NTB. Rosyadi Sayuthi

LOMBOKita – Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr TGH Muhammad Zainul Majdi mengajak seluruh pejabat yang ada di lingkungan pemerintahannya untuk terus meningkatkan kinerja, terlebih lagi dalam menanggapi kritik dari masyarakat.

“Setiap kritik dari masyarakat agar diterima dengan baik dan direspon dengan menunjukkan kinerja yang lebih baik. Jikapun kritik itu perlu dijawab, maka jawablah dengan cara-cara yang mencerdaskan,”kata Muhammad Zainul Majdi atau akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB), Senin (14/8/2017).

Hal itu disampaikannya ketika rapat pimpinan didampingi Wakil Gubernur H Muh Amin dan Sekda NTB H Rosiady Sayuti dan seluruh Kepala OPD di Ruang Rapat Utama, Kantor Gubernur NTB.

Saat itu, TGB juga melarang dan mengingatkan jajarannya, agar tidak saling ‘berbalas pantun’ dalam menghadapi kritik dari pihak luar dan dari manapun. Karena hal itu justru akan membingungkan masyarakat.

Gubernur juga meminta seluruh Kepala OPD lebih fokus pada upaya pencapaian indikator-indikator kinerja yang telah ditetapkan didalam RPJMD Provinsi Nusa Tenggara Barat 2013-2018.

“Ini masih ada sisa waktu setahun untuk memenuhi target-target yang belum tercapai,” ujarnya sembari menambahkan agar jajarannya mencermati seluruh indikator yang tercantum dalam RPJMD tersebut.

Sebab saat ini ada isu seolah-olah seluruh indikator kinerja RPJMD belum tercapai semua. Padahal kenyataannya, dari 31 indikator yang ada, sebanyak 20 indikator sudah mencapai target yang ditetapkan. Dan masih menyisakan 11 indikator yang perlu mendapat perhatian dan kerja keras.

Karenanya, dari 11 indikator tersebut, gubernur meminta dalam waktu yang masih tersisa ini agar digenjot pelaksanaannya, sehingga pada akhir RPJMD NTB tahun 2018 nanti seluruh indikator telah tercapai dengan baik.

Selain itu, gubernur menekankan kepada OPD teknis, khususnya yang bertanggung jawab dalam pencapaian indikator kinerja RPJMD tersebut, agar meningkatkan sinergi, koordinasi dan komunikasi antar sektor.

“Maksudnya capaian kinerja itu agar mengedepankan aspek kualitas dan kuantitas yang seimbang,” tegas gubernur.

Dalam rapat tersebut, Gubernur juga menyinggung tentang ASN yang berniat maju ikut kontestasi politik pada Pilkada 2018 mendatang. TGB menegaskan tidak pernah melarang bila ada ASN yang berkeinginan ikut mencalonkan diri. Bahkan Gubernur mengaku sangat mendukung dan mendoakan para ASN tersebut. Hanya saja, para ASN yang akan ikut kontestasi politik, lebih mengedepankan semangat politik yang santun.

“Kalau ikut politik, juallah gagasan, jangan saling mencari cari kesalahan,” pesannya.

Hal itu penting, kata Gubernur karena ASN berada dalam satu lingkaran sistem yang bekerja mencari solusi terhadap masalah yang dihadapi masyarakat. Bukan justru meraih tujuan dengan cara-cara menyakiti yang pada akhirnya merugikan masyarakat.

Gubernur Ahli Tafsir tersebut juga mengajak seluruh jajarannya untuk terus memaksimalkan koordinasi dan komunikasi serta tetap bersinergi dalam menjalankan tugas dan urusan kepemerintahan. Terutama, hal-hal yang selama ini dianggap belum tuntas, seperti program pengalihan urusan pemerintahan yang sedang ditangani, misalnya Dinas Kehutanan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kelautan, Perijinan dan lain-lain.

“Hal-hal yang belum tuntas, segera selesaikan,” katanya. ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.