Hadiri Apel HUT Loteng, Suhaili Doakan Doktor Zul Tetap Sehat

19
kali tampilan.

LOMBOKita – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, hari ini tanggal 15 Oktober 2018 merayakan Hari Ulang Tahun ke-73. Perayaan upacara diselenggarakan di Bencingah Adiguna Praya, Alun-alun Tastura.

Upacara perayaan HUT Lombok Tengah ini dihadiri Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Zulkifkiemansyah, jajaran Kepala OPD Provinsi NTB, jajaran Kepala SKPM Pemkab Lombok Tengah, beserta Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Bupati Lombok Tengah HM Suhaili Fadil Tohir pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh tamu undangan yang telah memenuhi undangan menghadiri apel perayaan hari jadi daerah Tatas Tuhu Trasna (Tastura) itu, termasuk Gubernur NTB dan sejumlah kepala daerah.

“Kehadiran Bapak Gubernur di tengah-tengah kita saat ini merupakan anugerah terindah, karena bisa ikut merasakan kegembiraan yang kini dirayakan oleh seluruh masyarakat Lombok Tengah,” ucap Bupati Suhaili FT seraya mendoakan Gubernur NTB bersama seluruh pemimpin negeri ini selalu dalam keadaan sehat wal afiat.

Loading...

Bupati Lombok Tengah dua periode itu juga mengapresiasi dan penghargaan kepada seluruh kepala daerah yang berkesempatan hadir meski di tengah kesibukan di daerah masing-masing, namun menyempatkan diri hadiri di Bencingah Adiguna Praya ini.

Suhaili menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta apel HUT Lombok Tengah jika kehadiran Gubernur NTB Doktor Zulkifliemansyah hanya bisa hadir sebentar karena secara mendadak mendapat panggilan dari Presiden RI Joko Widodo.

“Kita sangat menghargai semangat beliau (Gubernur NTB) yang telah berkenan hadir, bahkan jauh-jauh sebelumnya telah fitting busana adat Sasak yang akan digunakan pada hari ini untuk bertindak sebagai inspektur upacara, namun sayang harus segera meninggalkan lokasi acara untuk terbang ke Jakarta,” ucap Suhaili mempermaklumkan.

Meski demikian, Bupati Suhaili tetap mempersilakan Gubernur NTB Zulkifliemansyah untuk berdiri di mimbar acara yang telah disediakan untuk memberikan pidato sambutan meski hanya singkat.

“Sebelum Bapak Gubernur meninggalkan tempat ini, sudi kiranya memberikan kami nasihat, petunjuk dan sedikit semangat buat kami yang sedang merayakan hari ulang tahun,” kata Suhaili sambil mempersilakan Zulkifliemansyah ke panggung utama.

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Zulkifliemansyah dengan menggunakan busana adat Sasak segera naik podium dan mengucapkan selamat hari jadi Kabupaten Lombok Tengah ke-73.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur penerus ikhtiar Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi itu menyatakan, sedianya akan menjadi inspektur upacara bendera dan telah melakukan gladi bersih serta mengenakan pakaian adat Sasak, namun terpaksa diurungkan karena mendadak dipanggil Presiden ke Jakarta.

“Dengan sangat menyesal dan terpaksa, saya harus segera terbang ke Jakarta menemui Bapak Presiden. Ini juga dalam rangka untuk kemaslahatan masyarakat yang menjadi korban bencana gempa agar secepatnya terselesaikan,” papar Zulkifliemansyah yang saat itu didampingi Bupati Lombok Tengah HM Suhaili Fadil Tohir.

Dalam acara yang dihadiri seluruh ASN Lombok Tengah, jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat di daerah ini, Gubernur yang kerap disapa Doktor Zul itu mengenakan pakaian adat Sasak, dan menyampaikan pidato singkat sebelum upacara bendera dimulai.

Doktor Zul menegaskan, kehadirannya di tengah-tengah masyarakat Lombok Tengah, bukan hanya untuk memenuhi undangan perayaan HUT Lombok Tengah, tetapi juga untuk menyambung silaturrahmi dengan Bupati Lombok Tengah HM Suhaili Fadil Tohir yang telah lama dikenalnya sebagai sahabat terbaik.

“Saya dan Uhel (panggilan ke Bupati HM Suhaili) saling kenal sudah cukup lama. Perbedaan politik yang pernah ada bukan alasan untuk memutus hubungan silaturrahmi,” ucap gubernur.

Setelah menyampaikan pidato singkat, Gubernur Zulkifliemansyah pun berpamitan meninggalkan tempat acara menuju bandara untuk terbang ke istana kepresidenan.

“Sekali lagi saya minta maaf tidak bisa menghadiri acara sampai selesai,” tutup Zul.

Setelah beberapa jam kemudian, Gubernur NTB menulis dalam lamanfacebooknya, bahwa Presiden Joko Widodo akan datang lagi ke Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk memastikan semua yang telah masuk uangnya ke rekening agar bisa dicairkan dalam beberapa hari ke depan.

Prosedur yang sebelumnya ribet, kata Zul, kini disederhanakan menjadi hanya 1 lembar. Hanya perlu ditandatangani oleh Pokmas dan PPK langsung bisa dicairkan.

“Jadi bagi yang ingin cair, segera bentuk Pokmas. PPK dari BPBD akan kami minta turun proaktif ke kecamatan dan desa agar bisa selesai dalam 2 hari ini. Semua yang berat akan terasa ringan kalau kita kerjakan bersama-sama,” tulis Doktor Zul.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.