Hari Batik Nasional, Guru dan Siswa SMAN 1 Praya Kenakan Batik

267
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita – Setiap tanggal 2 Oktober yang kini ditetapkan sebagai Hari Batik Nasional di Indonesia, mulai diperingati sejumlah lembaga dan instansi pemerintahan, pendidikan serta berbagai kalangan lainnya, swasta maupun negeri.

Peringatan Hari Batik Nasional ini secara serentak dilakukan di Indonesia sejak batik mendapat pengakuan dari duna pada tahun 2009 dari United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization ( UNESCO).

UNESCO menetapkan batik sebagai warisan budaya dunia tak benda atau intangible cultural heritage

Sebelum batik, UNESCO telah menyatakan wayang dan keris sebagai warisan budaya dunia dari Indonesia.

SMAN 1 Praya merupakan salah satu sekolah yang merayakan Hari Batik Nasional tahun ini di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Seluruh siswa dan siswi sekolah unggulan di daerah Tatas Tuhu Trasna (Tastura) itu secara serentak mengenakan batik sebagai pakaian seragam ke sekolah.

Wakasek Humas SMAN 1 Praya, H. Iwan Riawan, M. Pd menjelaskan, penggunaan batik pada Rabu tanggal 2 Oktober tersebut merupakan inisiatif dari pihak sekolah sendiri, atau tanpa ada surat edaran maupun perintah dari dinas terkait.

Loading...

Penggunaan batik kepada seluruh siswa dan siswi serta guru dan tenaga kependidikan di SMAN 1 Praya itu, kata H. Iwan, sebagai salah satu upaya untuk melestarikan budaya Indonesia yakni batik.

“Secara kebetulan juga, pada Hari Batik Nasional tadi ada pesta demokrasi pemilihan Ketua OSIS, maka kami sepakat untuk menggunakan baju batik ke sekolah,” kata H. Iwan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.