Ingin jadi Walikota Mataram, Baihaqi Jajaki Parpol dan Galang Millennials

57
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita – Pengusaha muda H Baihaqi menunjukan keseriusan dirinya maju dalam Pilkada Kota Mataram 2020.

Setelah mendaftarkan diri ke Partai Golkar, ia pun akan mendaftar sejumlah Partai Politik lainnya.

“Saya siap ikut kontestasi Pilkada di Kota Mataram, tentu dengan jalur dukungan Parpol,” kata H Baihaqi , Senin ( 2/12 )

Selain mendaftar di Golkar, Baehaqi mendaftar ke sejumlah Parpol lain yakni PAN dan PPP.

Munculnya Baihaqi dalam kontestasi Pilkada Kota Mataram akan membawa warna baru pesta politik lima tahunan ini.

Loading...

Bukan saja mewakili generasi muda millennials, kemampuan enterpreneurship Baihaqi juga bakal menawarkan banyak gagasan dan ide baru pembangunan Kota ini.

“Saya memang (figur) baru di Politik. Tapi bertekad dan ikhtiar membangun Kota Mataram. Tentu dengan pemikiran yang baru dan lebih millennials,” tukasnya.

Mulai Turun Galang Millennials
Belakangan, dengan gaya khasnya enterpreneur muda ini berupaya menyatukan simpul-simpul komunitas muda, para millennials di Kota Mataram.

Uniknya, jauh dari kesan politis dan membicarakan politik, kongkow bareng H Baihaqi lebih banyak mengulas tentang potensi dan peluang partisipasi generasi muda dalam pembangunan Kota Mataram.

Sektor ekonomi, khususnya pertumbuhan wirausahawan baru lebih sering diangkat dalam obrolan dan diskusi ringan.

“Saya ingin bangun kesadaran bersama, bahwa para generasi muda inilah ujung tombak pembangunan daerah. Termasuk di Kota Mataram,” kata H Baihaqi.

Menurut Baihaqi, Kota Mataram dalam satu dekade terakhir mulai membangun diri menjadi Kota Menengah yang tak kalah dengan kota besar lainnya di Indonesia.

Pembangunan sarana infrastruktur serta pertumbuhan ekonomi Kota yang terus meningkat, merupakan peluang yang harus diisi dengan kreativitas dan inovasi kelompok muda.

“Generasi muda kita harus punya visi berwirausaha untuk mengisi peluang ini. Banyak sekali peluang di Mataram, hanya saja belum partisipasi muda kita belum klik dan belum menemukan formatnya,” urainya.

Wirausaha baru bisa bertumbuh dengan baik, apalagi pasar yang tersedia cukup besar di Kota Mataram ini.

Ia mencontohkan, yang paling sederhana bisa dimulai dengan kedai kopi atau usaha waralaba produk makanan dan minuman.

Minum kopi bareng, belakangan menjadi trend lifestyle di sejumlah Kota termasuk di Mataram.

“Warkop saja sudah bisa jadi peluang. Ini baru yang offline. Yang online, generasi muda bisa menawarkan produk khas NTB lewat jejaring medsos dan sebagainya dan membangun relasi dengan enterpreneur muda di Kota lain,” ucapnya.

Menurut Baihaqi, potensi dan keunggulan produk NTB sudah tersedia. Program industrialisasi yang dikembangkan sebagai program prioritas NTB juga menjadi daya dukung tersendiri untuk hal tersebut.

Namun sebaik apapun produk, tetap haru didukung dengan promosi dan pemasaran yang baik. Di sinilah peluang usaha bagi generasi millennials Kota Mataram untuk bisa berpartisipasi dan mendapatkan benefit.

Tapi yang terpenting, papar Baehaqi adalah semangat berwirausaha dulu. Kalau sudah ada semangat dan cendering menjadi passion, maka mendorong pertumbuhan wirausaha bukanlah hal yang sulit.

“Yang saya temukan, potensi generasi muda kita di Mataram juga luar biasa. Komunitas yang ada juga punya skill dan pengalaman dari berbagai bidang sektoral, ada yang otomotif, olahraga, pariwisata dan lain sebagainya. Kalau ini bisa kita padukan maka bisa menjadi kekuatan baru dalam menyongsong era 4.0 ini,” tukasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.