ITDC dan Bupati Loteng Teken MoU Pengelolaan Bazar Mandalika

205
kali tampilan.
Penandatanganan Mou Pengelolaan Bazar Mandalika antara Bupati Lombok Tengah HM Suhaili FT (berdiri) bersama Direktur Utama PT ITDC Abdulbar M Mansoer di Bencingah Adiguna Praya Lombok Tengah, Jumat (26/4/2019)
Loading...

LOMBOKita – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah bersama PT Indonesia Tourism Development Coorporation (ITDC) selaku pengembang pariwisata di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Lombok, Nusa Tenggara Barat menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding) tentang pengelolaan Bazar Mandalika yang berada di Kuta, Lombok Tengah.

Pendandatanganan dilakukan di Bencingah Adiguna Alun-alun Tastura Kota Praya, Jumat (26/4/2019) yang juga dihadiri seluruh Kepala SKPD, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, jajaran ITDC serta puluhan anak yatim yang diberikan santunan dalam rangkaian acara tersebut.

Direktur Utama PT ITDC, Abdulbar M Mansoer Bazar Mandalika ini didirikan atas permintaan Presiden Ir. H. Joko Widodo saat meresmikan KEK Mandalika Lombok tahun 2017 lalu.

“Pak Presiden waktu itu memerintahkan kami untuk menghidupkan UMKM di dalam kawasan, sehingga pembangunan sektor pariwisata ini dapat bermanfaat untuk masyarakat terutama kalangan pengusaha kecil dan menengah,” tutur Abdulbar M Mansoer saat memberikan sambutan.

Dijelaskan Abdulbar, keberadaan Bazar Mandalika yang dibangun di pintu masuk KEK Mandalika akan mendatangkan keuntungan bagi para pelaku UMKM. Sebab, seluruh tamu yang akan berkunjung ke pantai Kuta dan KEK Mandalika harus melewati Bazar Mandalika.

Loading...

“Bazar itu juga nanti akan dijadikan sebagai pusat wisata kuliner dan interaksi sosial masyarakat maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya, yang tentu akan mendatangkan manfaat dan keuntungan bagi masyarakat,” ujar Abdulbar M. Mansoer.

Abdulbar menyebutkan bahwa Bazar Mandalika menyediakan 303 kios yang diperuntukkan bagi usaha mikro maupun kelompok usaha menengah, termasuk ukuran sedang untuk tempat kuliner.

Di dalam Bazar Mandalika, menurut Abdulbar, akan dilengkapi dengan sebuah panggung yang memiliki konektivitas dengan pantai Kuta maupun area public Kuta Beach Park.

“Jadi, kalau anda mau masuk pantai Kuta bisa melalui Bazar yang nantinya akan dibangun saluran khusus dengan masjid Nurul Bilad maupun pantai. Semuanya gratis dan kami tidak memberlakukan tanda khusus untuk masuk Bazar Mandalika,” urai Abulbar M Mansoer.

Sementara itu, Bupati Lombok Tengah HM Suhaili Fadil Tohir pada kesempatan itu mengucapkan syukur dan apresiasi setinggi-tingginya atas segala anugerah yang telah dianugerahkan kepada seluruh masyarakat di daerah Tatas Tuhu Trasna (Tastura) itu.

Wakil Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri memberikan santunan kepada yatim piatu saat acara pendandatangnan MoU pengelolaan Bazar Mandalika
Menurut Bupati, acara penandatanganan nota kesepahaman atau MoU dengan pihak ITDC itu merupakan ajang silaturrahim dan interaksi untuk mempererat rasa persaudaran dan kerjasama dalam membangun Lombok Tengah yang lebih baik lagi dengan dilengkapinya KEK Mandalika dengan pusat perbelanjaan dan pusat kuliner.

“Keberadaan Bazar Mandalika itu tentu akan semakin menambah daya tarik wisatawan untuk semakin lama tinggal di daerah ini,” kata Bupati Lombok Tengah dua periode itu.

Karena itu, Bupati Suhaili menghimbau kepada seluruh masyarakat di daerah ini untuk sejah dini mempersiapkan diri, bergegas menyongsong kemajuan pariwisata Lombok dengan beroperasinya KEK Mandalika.

“Ayo berbegas, bergegas dan bergegas. Persiapkan diri masing-masing. Siapkan keterampilan dan skill yang dibutuhkan. Jangan cuma bisa menjadi penonton di daerah sendiri. Siapkan diri dari sekarang, SDM harus kuat, mental harus kuat untuk menyambut era kemajuan itu,” ucap Suhaili berkali-kali.

Diakui Ketua DPD Partai Golkar NTB itu, sumberdaya manusia di Kabupaten Lombok Tengah masih sangat rendah. Karena itu, peran Poltekpar sebagai lembaga pendidikan formal duna kepariwisataan harus mampu menyediakan tenaga-tenaga terampil dan siap pakai sesuai bidang dan keahlian masing-masing.

Acara penandatanganan MoU juga diisi dengan acara pemberaian santunan kepada ratusan anak yatim dan piatu yang diserahkan langsung secara bergiliran Direktur Utama PT ITDC, Wakil Bupati, Ketua DPRD Lombok Tengah, Dandim 1620 dan ditutup Bupati Lombok Tengah,

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.