Jangan Naik Rinjani, Kalau Hanya Ninggalin Sampah!

Gunung Rinjani lambat laun akan menjadi Kubangan Sampah Dunia

355
kali tampilan.

LOMBOKita – Sedih bercampur haru saat melihat sampah berserakan dan beterbangan dibawa angin pegunungan di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). Mentang-mentang jauh dari jangkauan pengawasan petugas, para pendaki malah semaunya membuang sampah.

Koordinator Komunitas Rinjani Care, Alwan Johari menjelaskan, kesadaran para pendaki sangat dibutuhkan untuk tetap menjaga kebersihan dan keasrian di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani.

“Masih ada diantara para pendaki gunung yang lalai terhadap kebersihan lingkungan, sehingga membuang sampah secara sembarangan di kawasan TNGR,” ujar Alwan Johari kepada Lombokita.com di Selong, Lombok Timur, Selasa (10/6/2018).

Pemerintah provinsi Nusa Tenggara Barat, menurut Alwan, telah membentuk tim kebersihan Gunung Rinjani, namun jumlah personil yang tidak sebanding dengan para pendaki yang terus meningkat, membuat tim kebersihan kualahan menangani persoalan sampah.

Bahkan, kata Alwan, pihak TNGR telah membagi-bagikan trust bag (kantong plastik tempat sampah) kepada para pendaki, namun masih saja sampah terlihat berserakan tak tentu arah di kawasan Rinjani.

“Tanpa kesadaran teman-teman pendaki, persoalan sampah ini akan sulit diatasi dan akan selalu menjadi bahan tontonan memuakkan setiap hari,” keluh Alwan Johari.


Baca juga: Jamur Termahal Kedua di Dunia Ditemukan di Gunung Rinjani

Selain itu, Ketua Tim Satgas TNGR Mirzoan Ilhamdi menegaskan, persoalan sampah di kawasan Gunung Rinjani menjadi persoalan yang dihadapi setiap tahun. Terlebih pada musim liburan, karena banyaknya pendaki, volume sampah pun kian menggunung diatas gunung.

Diakui Mirzoan, hingga saat ini belum ada Standar Opersional Prosedur terkait pendakian Gunung Rinjani. Hal itu pula sebagai salah satu penyumbang banyaknya tumpukan sampah.

“Bahkan, siapa yang bertanggungjawab terhadap masalah sampah juga belum jelas, sehingga kondisi ini makin memperparah tumpukan sampah,” kata dia.

Saat melakukan perjalanan pembersihan sampah di kawasan TNGR, kata Ilhamdi, pihak Satgas Rinjani Bersih yang dikomandoi Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat sungguh mendapatkan pemandangan memilukan. Sampah-sampah berserakan dimana-mana, bau amis menyengat tak karuan juga langsung menyerang penciuman.

“Kami hanya bertanya dalam hati, dimanakah kepedulian kita terhadap kebersihan lingkungan. Sampah-sampah berserakan terlihat di sepanjang jalur pendakian, terutama di rest area maupun camping ground. Bahkan, di kawasan danau Segara Anak pun tidak luput dari tumpukan sampah,” kesah Mirzoan Ilhamdi.

“Jangan Naik Rinjani, Kalau Hanya Ninggalin Sampah!, Kalau hanya meninggalkan sampah di Rinjani, mending cari obyek wisata pemandian, air terjun ataupun wisata pantai. Jangan naik gunung,” imbuhnya.

Kalau tumpukan sampah ini dibiarkan terus berlarut-larut, Mirzoan Ilhamdi khawatir kawasan Gunung Rinjani lambat laun akan menjadi Kubangan Sampah Dunia.